Catatan Saat Berdua

Catatan Tentang Kita Berdua tak Akan Ada Akhirnya .

Catatan Keluargaku

Ini adalah Catatan Kebahagian kita Kebahagiaan Dalam Bingkai Keluarga.

Catatan Tentang Kita

Catatan yang Paling Indah adalah Kita Jadikan Keluarga ini Tempat Kebahagiaan.

Catatatn : Anakku

Akan Tetap Terselip Diantara Untaian Doa kami Untuk Kebahagian Dunia dan Akhirat mu.

Catatan Abadi

Seandainya Aku Dihidupkan Kembali, Aku Akan Tetap Memilih Kalian Jadi Bagian Keluargaku.

Catatan : Aku

Ini Adalah Catatan Agar Aku Tak Lupa Bahwa banyak Catatan tentang Kita.

Catatan : Kita

Aku, Kau dan Kalian adalah Kita.

Catatan : Bahagia

Catatan Penting : Kita Raih Bahagia Bersama.

Catatan : Dirimu

Kalau Boleh Jujur...Aku Beruntung Kau Jadi bagian Hidupku.

Tampilkan postingan dengan label Dakwah Karo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dakwah Karo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juli 2024

USTADZ ADNAN EFFENDI ZAINUDIN SANG PENDAKWAH


Inna lillahi wa Inna ilaihi Raji'un.
Hari ini ( Kamis, 11 Juli 2024 pukul 23.00) di Rumah Sakit Amanda Berastagi. Ustadz Drs. H. Adnan Effendy Zainuddin telah kembali kepada Sang Khalik. Masyarakat muslim Kabupaten Karo telah ditinggal tokoh ummat sekaligus ulama yang telah berkiprah puluhan tahun sampai akhir hayatnya berjuang dalam gerakan dakwah Islam Kabupaten Karo.  

Almarhum Drs.H. Adnan Effendy Zainuddin adalah sang Pendakwah legendaris. Beliau yang lahir di Batubara tanggal 27 Desember 1948 sejak tahun 1977 beliau diutus untuk berdakwah di Tanah Karo. Semangat berdakwah menegakkan agama Allah dengan penuh semangat bergerak dari kampung ke kampung mengajari ummat Islam. Kadang-kadang harus menempuh jarak yang jauh ditemani kegelapan malam btempuherselimutkan hawa dingin harus beliau .  
 
Bersama almarhum pada acara
peletakan batu pertama Masjid al-Mukminum Ndokum Seroga Simpang Empat


Selain aktif dalam jamaah di berbagai desa almarhum juga aktif dalam kegiatan diberbagai organisasi keagamaan . Almarhum Drs.H Adnan Effendy Zainuddin tercatat pernah diamanahkansebagai Ketua Umum MUI Karo selama dua periode sejak tahun 2005 sampai 2015. . Drs.H. Adnan Effendi Zainuddin pernah menjadi da'i Kiblat Center Jakarta (1978 - 1985), Da'i Rabithah Alam Islami sekitar tahun 1983. Sampai saat ini dalam usia yang sudah hampir 75 tahun alumni Universitas Al-Washliyah Fakultas Syariah ( tahun 74) masih tetap bergerak dalam bidang dakwah. Selain berdakwah beliau juga memberikan pembinaan dan pelatihan secara rutin setiap bulan kepada para da'i dan da'iah Al-Wasliyah Kabanjahe. Saat ini beliau merupakan da'i dari BAZNAS Sumatera Utara, pembina IPHI Karo dan penasehat PD Al-Washliyah Kab. Karo. 
Bersilaturrahmi di Rumah Beliau

Insyaallah amal ibadah yang beliau lakukan khususnya perjuangan dakwah di Kabupaten Karo akan menjadi amal ibadah mengantarkan almarhum.ke surga yang beliau rindukan. Sesuai dengan permintaan beliau, almarhum Drs H. Adnan Effendi Zainuddin dikebumikan di kompleks perkuburan Masjid Al-Hikmah Jihad desa Gamber Kec. Simpang Empat Kab. Karo sesuai pelaksanaan shalat Jumat ( 12 Juli 2024).  Di kompleks Masjid al- Jihad inilah beliau lama tinggal. Masjid Al-Jihad ini yang merupakan sumbangan dari  Yayasan Rabithah Islami sekaligus menjadi pusat kegiatan dakwah beliau.

Bencana gunung Sinabung tahun 2010 membuat daerah desa Gamber menjadi daerah zona merah . Hal ini membuat daerah ini harus dikosongkan tidak boleh ditempati. Sejak itu almarhum harus meninggalkan masjid al-Jihad yang sudah puluhan tahun beliau tempati.  Seiring meredakan letusan Sinabung, perlahan-lahan masyarakat kembaling bertani ke desanya masing-masing termasuk desa Gamber. Melihat kondisi ini almarhum kembali sekali-kali mengunjungi masjid dan menghidupkan aktivitas masjid termasuk pelaksanaan shalat Jumat.  Beliau juga sekali-kali bermalam sendirian di masjid. Hal ini mungkin disebabkan begitu banyak kenangan beliau . Inilah tempat beliau sejak ditugaskan berdakwah sampai muncul bencana Gunung Sinabung yang memaksa beliau harus meninggalkan masjid Al-Jihad. 
Allahumaghfirlahu.
Semoga amal ibadah beliau diterima.
Diampuni dosa dan kesalahan almarhum. Dan ditempatkan di surga yang beliau rindukan.

Sabtu, 17 Juni 2023

PRM SUDIRMAN KABANJAHE

Pimpinan Ranting Sudirman Kabanjahe setiap malam Sabtu mengadakan kegiatan pengajian. Pengajian ini dilaksanakan dari rumah ke rumah. Anggota Ranting Sudirman sebanyak 32 orang.





Kamis, 01 Juni 2023

CATATAN DAKWAH DI DESA LINGGA KAB. KARO



Desa Lingga adalah salah satu desa di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo. Desa Lingga merupakan salah satu desa budaya karena ada peninggalan rumah adat karo yang masih dipertahankan di sana. Terkait perkembangan dakwah Islam di desa Lingga saat ini lumayan bergeliat. Salah satu faktornya adalah renovasi masjid Taqwa Lingga secara total.

Sekedar berbagi imformasi sekelumit cerita tentang dakwah di Desa Budaya Lingga dapat dibaca di l Blog Dakwah Digital Karo di link BERIKUT INI

Senin, 29 Mei 2023

MEMBANGUN DAKWAH DIGITAL

        Kalau mau jujur, dakwah kita masih tertinggal terkait dengan penggunaan jaringan digital. Dakwah digital belum begitu familiar di kalangan penggiat dakwah. Kegiatan dakwah yang kita lakukan masih bersifat konvensional. Dakwah masih dilakukan dari rumah ke rumah secara tatap muka. Padahal jamaah hampir rata sudah memiliki perangkap telepon android dan sudah terbiasa memakainya untuk berselancar dan dunia digital.  

        Tentu tidak sebatas kegiatan pengajian jika kita bicara tentang dakwah digital. Bicara tentang dakwah digital itu bicara tentang segala aspek dakwah yang harus kita kaitkan dengan digital. Tepatnya digitalisasi dakwah. Dakwah ke depan tidak bisa kita lepaskan dari jaringan digital. Tentu ini sebuah pekerjaan yang tidak mudah. Masyarakat kita belum punya budaya menjadikan jaringan digital sebagai sarana literasi untuk mencari imformasi. Kita belum terbiasa menganalisis dan mencari dalam jaringan digital untuk memperkaya pengetahuan kita.Saat ini kecendrungan digital itu sebatas hiburan semata. Apalagi menjadikan jaringan digital sebagai sarana kita menuangkan gagasan.

            Budaya menulis, menuangkan gagasan yang sangat rendah merupakan salah satu faktor dakwah digital tidak berkembang di kalangan penggiat dakwah apalagi di daerah seperti di Kabupaten Karo.Oleh sebab itu perlu digagas untuk membangun semangat berdakwah dalam jaringan digital. Perlu ada kerjasama , kolaborasi semua pihak untuk membangun bersama-sama suasana dakwah digital. Penggiat dakwah harus dilakukan pembelajaran dan  pembiasaan untuk bergelut didalam dunia digital. Para penggiat dakwah harus diberikan pembekalan kemampuan untuk menggunakan jaringan digital untuk segala aktifitas dakwah.

            Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kab. Karo mencoba untuk membangun dakwah digital di kalangan penggiat dakwah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pelatihan pembuatan website/blog. Kegiatan yang dilaksanakan hari Ahad ( 28 Mei 2023) di Masjid Agung Kabanjahe sebagai langkah awal memperkenalkan dakwah digital lewat blog. Alhamdulillah kegiatan ini telah membuat blog dengan judul Dakwah Digital Karo . Blog ini akan diberi secara keroyokan oleh dai peserta pelatihan ini. Dengan demikian blog akan bisa hidup karena melibatkabn banyak orang yang diberi akses untuk mengisis konten dakwah dalam blok ini. Sekali lagi upaya untuk membangun dakwah digital Karo diperlukan konsistensi untuk memperkenalkan dakwah digital ini. Di samping itu perlu kesadaran semua pihak khususnya penggiat dakwah untuk bisa melibatkan diri membangun blog Dakwah Digital Karo ini. Kita berharap ke depan blog ini menjadi acuan imformasi terkait seluruh kegiatan dakwah di Kabupaten Karo. Semoga







        

        
        


Minggu, 21 Mei 2023

CATATAN HALAL BIHALAL UMMAT ISLAM KARO 2023

Kita harus memberi apresiasi Panitia Halal Bilhalal yang sudah menggagas acara Halal Bilhalal Ummat Islam Kabupaten Karo. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad ( 21 Mei 2023) di Gedung Kesenian Mejuah kuah Berastagi. Kami melihat apa yang dilakukan Arjuna Purba sebagai Ketua Panitia serta timnya sudah maksimal. Walaupun hasilnya barangkali belum memuaskan. Hal ini terlihat dari kehadiran jamaah yang jauh dari harapan kita.Inilah barangkali yang disampaikan Ketua Panitia Arjuna Purba pada sambutannya masih adanya nada miring terkait kegiatan acara Halal Bilhalal 2023 ini. Kegiatan ini dihadiri oleh Dandim 0205 Tanah Karo Benny Angga,  mewakili Kapolres Karo, Tokoh agama dan ormas Islam. 

Catatan penting untuk kegiatan ini adalah semangat ukhuwah ummat Islam di Kabupaten Karo perlu kita tingkatkan. Ini adalah tugas kita semua. Konsolidasi ummat harus dibuat farmat yang tepat. Kondisi Halal Bilhalal Ummat Islam yang baru kita laksanakan menjadi gambaran kondisi ummat Islam di Kabupaten Karo belum menunjukkan ukhuwah Islamiah yang lemah.

Kondisi ini tidak boleh kita biarkan. Setiap orang khususnya pimpinan ormas/lembaga Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat harus berpikir atas nama ummat bukan atas nama pribadi jika ingin menyatukan kebersamaan ummat. Kita harus menghilangkan ego kita masing-masing.

Sekali lagi membangun ukhuwah ummat adalah kerja keras, kerja yang tidak mudah. Dan itu bisa dibangun jika kita bersama.

Ini catatan untuk kita semua 👍🙏




















Minggu, 14 Mei 2023

MUSYDA AISYIYAH KARO: MENUJU PEREMPUAN BERKEMAJUAN




Hari ini ,Ahad 24 Syawal 1444H bertepatan 14 Mei 2023 Pimpinan Daerah Aisyiyah Kab. Karo menyelenggarakan Musyawarah Daerah Ke-9 Aisyiyah Kab Karo.  Musyawarah Daerah dilaksanakan di gedung dakwah Muhammadiyah kompleks masjid Taqwa Muhammadiyah Kabanjahe. Ada catatan penting terkait pelaksanaan Musyda Ke-9 Aisyiyah Kab Karo ini,
Pertama, Pimpinan Daerah Aisyiyah Karo sudah menunjukkan berjalannya roda organisasi sesuai aturan organisasi. Musyawarah Daerah yang merupakan forum permusyawaratan tertinggi yang dilaksanakan lima tahun sekali untuk mengevaluasi roda organisasi lima tahun sebelumnya.

Kedua, terlaksananya Musyda Aisyiyah Karo menunjukkan adanya semangat kaderisasi pimpinan. Artinya kaderisasi berjalan dengan baik. Apalagi Aisyiyah adalah organisasi kader. Setiap pimpinan yang diamanahkan harus melalui persyaratan diantaranya jelas kekaderannya, jelas perjuangannya membangun Aisyiyah.

Ketiga, Musyda Aisyiyah menunjukkan peran perempuan tidak boleh diabaikan. Perempuan tentu punya kapasitas untuk berperan membangun agama bangsa dan negara. Aisyiyah Kab Karo sudah menunjukkan perannya pembinaan kaum perempuan dan keummatan di Kabupaten Karo.

Ketiga catatan penting di atas itulah yang ingin diperkuat lewat Musyawarah Daerah Ke*10 Aisyiyah Kab.Karo dengan mengusung tema " Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Kabupaten Karo". Lewat tema ini Aisyiyah Kabupaten Karo ingin menegaskan kembali bahwa Aisyiyah Kabupaten Karo ingin warganya adalah perempuan dengan semangat berkemajuan. Perempuan dengan pemikiran maju, cerdas, inovatif, kreatif,penuh semangat . Inilah semangat yang akan dibangun. Semangat inilah yang dapat mencerahkan ummat Islam khususnya dan umumnya mencerahkan masyarakat Kabupaten Karo.

Musyawarah Daerah Aisyiyah Kabupaten Karo salah satu agendanya adalah memilih pimpinan daerah Aisyiyah Kab.Karo periode 2022-2027. Semoga musyawarah Daerah berlangsung dengan semangat membangun perempuan Berkemajuan untuk dakwah Islam di kabupaten Karo. 

Selamat dan Sukses buat PD Aisyiyah Kabupaten Karo.
Selamat bermusyawarah dan selamat bagi pimpinan yang diamanahkan sebagai Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Karo periode 2023-2027.


Minggu, 04 Desember 2022

MUI KARO LAKSANAKAN KAJIAN FATWA TENTANG TRITES



Majelis Ulama Indonesia Kab. Karo melaksanakan Kajian Fatwa. Kajian fatwa ini akan direncanakan setiap bulan. Kajian fatwa ini dilaksanakan menyikapi pertanyaan - pertanyaan dari ummat terkait berbagai permasalahan di tengah-tengah masyarakat Karo.

Pada kesempatan awal ini, kajian fatwa yang dibahas adalah terkait hukum kuliner Karo yang disebut dengan Tretes. Tretes adalah jenis makanan yang sumber bahan utamanya adalah rumput yang berada di usus besar  seekor binatang ternak ( lembu, kerbau atau kambing).  Bahan inilah diambil setelah hewan ternak tersebut disembelih kemudian air perasan rumput dari usus besar tersebut menjadi semacam santan. Kemudian dicampur dengan potongan usus,daging dan sebagainya. Dicampur dengan berbagai rempah dan bumbu kemudian dimasak menjadi makanan yang disebut Tretes.

Melihat dari bahan dasarnya, maka wajar masyarakat muslim mempertanyakan kehalalannya. Tentu ini menjadi sebuah persoalan yang diberi jawaban khususnya kepada ummat Islam. Ummat Islam tentu berbeda pendapat tentang hukum makanan kuliner Tretes ini. Ada yang menyatakan halal sebaliknya banyak yang menyatakan sebagai makanan yang haram.

Sudah tentu persoalan ini menjadi permasalahan ditengah-tengah ummat Islam. Untuk menjawab persoalan-persoalan inilah MUI Karo mengadakan kajian fatwa terkait kuliner Tretes ini.  Kajian fatwa ini dilaksanakan hari Ahad ( 4 Desember 2022) di lantai dasar Masjid Agung Kabanjahe. Sebagai narasumber diamanahkan kepada ustadz Drs. Jasa Fadillah Ginting, M.Pd untuk menyampaikan draf fatwa untuk dibahas bersama-sama.  Diskusi kajian fatwa sangat menarik. Peserta juga menyampaikan argumentasi tentang hukum makanan Tretes. Pro dan kontra terjadi untuk memutuskan apakah halal atau haram.  

Kajian fatwa terkait kuliner Tretes walaupun belum berhasil memutuskan hukumnya, namun akan diputuskan membentuk tim untuk mengkaji lebih jauh. Sehingga akan dikeluarkan fatwa sebagai acuan ummat Islam khususnya di kabupaten Karo. 

Kajian fatwa terkait kuliner Tretes ini, MUI Karo juga mengundang ahli peternakan yaitu drh. Imelda untuk melihat secara jelas posisi makanan hewan ternak baik diusus besar, kecil dan sebagainya. Informasi dari drh. Imelda tentu menambah informasi bagi peserta diskusi. 

Kegiatan kajian fatwa ini dibuka oleh Ketua Umum MUI Karo Drs. H. Fakhry Samadin Tarigan,S.Ag. Dalam sambutannya beliau menyampaikan betapa pentingnya kegiatan ini. Apalagi makanan Tretes adalah makanan spesial bagi masyarakat Karo. Tentu ini merupakan tanggung jawab MUI Karo untuk menjelaskan terkait hukumnya. 

Terkait tentang pertanyaan apakah MUI Kabupaten Karo memiliki kewenangan membuat fatwa, Drs. H. Erwin Tanjung Wakil Ketua Umum MUI Karo menyampaikan sesuai dengan Buku Pedoman Fatwa MUI yang dikeluarkan oleh Pimpinan Pusat MUI  menyatakan bahwa MUI di tingkat kabupaten berhak mengeluarkan fatwa. Tentu hal-hal yang terkait persoalan lokal dan memiliki kemampuan untuk mencari sumber hukum yang akurat sebagai dasar penetapan fatwa tersebut. 

Sabtu, 01 Mei 2021

PEMUDA MUHAMMADIYAH SUMUT SIAPKAN DAI MASA DEPAN







Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara mengadakan pelatihan dai yang dilaksanakan tanggal 30 April - 2 Mei 2021 di Medan Balai Pelatihan Pertanian Sumatera Utara Medan. Pelatihan dai Pemuda Muhamamdiyah Sumatera Utara dikuti 40 dai dari perwakilan dai-dai muda mileneal dari PD Pemuda Muhamamdiyah se-Sumatera Utara. Apa yang dilakukan PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara adalah sebuah program yang sangat tepat dan penting sebagai upaya untuk mempersiapkan da'i-da'i mileneal menghadapi tantangan dakwah masa depan.Ini juga merupakan tanggung jawab Pemuda Muhammaiyah sebagai ortom untuk membangun dakwah Muhammadiyah dengan menciptakan dan memepersiapkan kader-kader terbaik.

Pada kesempatan ini penulis diberi amanah untuk memberikan sentuhan IT ( Teknologi Imformsi ) kepada peserta pelatihan da'i. Pada kesempatan tersebut  penulis menyamitsapaikan bahwa peserta pelatihan da'i ""wajib hukumnya menguasai IT . Saat ini adalah eranya digital, era Revolusi Industri 4.0. Peserta pelatihan da'i  memanfaat segala media sosial sebagai sarana dakwah, 

Tantangannya berikutnya  adalah bagaimana mengemas dakwah di era digital lewat media sosial. Oleh sebab itu peserta pelatihan harus memperbanyak kegiatan literasi digital. Sehingga mampu mengemas dahwah digital menjadi dakwah yang menarik, dakwah yang segara, dakwah yang kreatif. Sehingga menjadi daya tarik bagi netizen khususnya warga Muhamamdiyah.

Betapa pentingnya mempersiapkan da'i masa depan Muhamamadiyah, maka PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara tidak boleh berhenti sampai pelatihan da'i yang akan selesai tanggal 2 Mei 2021. Harus ada evaluasi progres secara berkala. PW Pemuda Muhammadiyah waktu. Dari pemantauan sekilas, kami melihat ada beberapa peserta pelatihan da'i yang memiliki kualitas yang Insyaalah akan dapat diandalkan oleh Muhammadiyah untuk mewarnai gerakan dakwah  masa depan. Untuk hal tersebut Pemuda Muhamamadiyah Sumatera Utara harus memberikan "magang dakwah" kepada mereka . Hal ini sangat perlu untuk mempertajam jam terbang mereka. Ini harus kita lakukan.

Selain hal di atas, yang tentu harus kembali digarap dengan baik adalah mendesain ulang gerakan dakwah digital . Ini adalah hal yang serius yang harus kita lakukan. Memaksimalkan media sosial untuk dakwah. Sekali lagi harus kita rancang bagaimana farmat. Sentuhan kreatifitas yang menarik netizen ( jamaah). Bukan tidak mungkin dalam waktu dekat ini 4-5 tahun pengajian tingkat tidak lagi dilakukan secara tatap muka tetapi telah dilakukan secara daring. 
Mari kita persiapkan dai mileneal kita untuk menghadapi tantangan dakwah masa depan dakwar era digital.
Selamat dan Sukses buat PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara dan selamat berjuang da'i muda Muhammadiyah di era digital. 






Selasa, 10 November 2020

PEMIMPIN DALAM PANDANGAN ISLAM

MANHAJ TARJIH MUHAMMADIYAH

Sabtu, 10 September 2011

Memberdayakan Guru PAI untuk Dakwah

Hari ini, Sabtu 10 September 2011 telah dideklarasikan sekaligus pelantikan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Karo.pelantikan dilaksanakan di Masjid Istikhrar Berastagi. Asosiasi ini merupakan wadah berkumpulnya guru-guru bidang studi Agama Islam dan guru Madrasah se-Kabupaten Karo.Kepengurusan Asosiasi ini dipimpin oleh Mhd. Nasir Koto, S.Ag sebagai Ketua Umum dan Sadaanahirun Batubara,S.Ag sebagai Sekretaris Umum.


Dari sudut dakwah, tentu keberadaan Asosiasi Guru PAI ini akan menambah kekuatan lembaga-lembaga dakwah yang diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi ummat Islam yang minoritas. Dilihat dari segi jaringan, tentu Asosiasi Guru PAI ini punya nilai lebih bila dibandingkan dengan lembaga dakwah lainnnya, termasuk ormas Islam. Guru-guru Agama Islam yang tergabung di dalam Asosiasi Guru ini, selain sebagai pendidik/guru tentu ummat juga berharap guru PAi sekaligus ujung tombak di daerah mana dia bertugas sebagai pengajar. Guru PAI dapat sebagai penggerak dan motivator merancang gerakan dakwah ditempatnya masing-masing. dilihat dari jumlah guru agama Islam yang tersebar diberbagai desa/lokasi tentu sebuah jumlah yang amat besar dalam rangka membangun dakwah di Kabupaten Karo.

Membangun dakwah di Kabupaten Karo selama ini salah satu kendalanya adalah minimnya dai. Dan selama ini juga guru Agama Islam tidak diposisikan sekaligus sebagai dai.Walaupun ada guru PAI ( Pendidikan Agama Islam )sebagai dai, tetapi banyak juga Guru PAI ( khususnya guru perempuan )yang setengah-tengah atau tidak sama sekali bergelut dalam bidang dakwah ( sebagai dai).Kondisi inilah yang harus diubah. Selain sebagai pengajar bidang studi Agama Islam, guru-guru juga sebagai ujung tombak dakwah. Guru-guru PAI harus memberikan waktunya dan tenaganya peduli terhadap permasalahan dakwah untuk mengimbangi minimnya sumber daya dai dan juga minimnya dana untuk pemberdayaan dakwah di Kabupaten Karo. Untuk itulah ummat sangat berharap banyak kepada Asosiasi Guru PAI Kabupaten Karo untuk berbuat buat ummat Islam di Kabupaten Karo. Asosiasi Guru PAI Kab.Karo mampu memberdayakan potensi anggota sebagai pionir-pionir dakwah, memiliki semangat peduli dakwah. Insya Allah dengan semangat ini permasalahan dakwah di Kabupaten Karo sedikit dapat teratasi.

Akhir kata kami ucapkan Selamat dan sukses sekaligus atas terpilihnya kepengurusan Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Kabupaten Karo. Sekaligus berharap Asosiasi ini sebagai sebuah alternatif dalam rangka pengembangan dakwah di Kabupaten Karo.
( Sabtu-Kabanjahe, 10-09-2010 )

Sabtu, 13 November 2010

Peta Dakwah Kabupaten Karo

Buku Propil Dakwah Kabupaten Karo adalah buku yang menggambarkan tentang peta dakwah / kegiatan dakwah di Kabupaten Karo. Buku ini sebuah pendataan tentang gerakan dakwah di berbagai desa di Kabupaten Karo. Hasil pendataan ini cukup memberikan sebuah kesimpulan bahwa gerakan dakwah di Kab.Karo sangat memprihatinkan. Download Peta Dakwah Kabupaten Karo

Selasa, 20 April 2010

Catatan Dakwah di Desa Merdeka

Melaksanaka kegiatan dakwah di Desa Merdeka Kec.Merdeka Kabupaten Karo. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang Badan Kontak Majelis Taklim ( BKMT ) Kec.Merdeka pada tanggal 4 April 2010. Pengajian akbar ini dihadiri oleh Kelompok Pengajian/Perwiridan dari berbgai desa di Kec.Merdeka. Kegiatan diadakan satu kali dalam sebulan dengan lokasi yang berpindah dari satu desa ke desa yang lain .