Catatan Saat Berdua

Catatan Tentang Kita Berdua tak Akan Ada Akhirnya .

Catatan Keluargaku

Ini adalah Catatan Kebahagian kita Kebahagiaan Dalam Bingkai Keluarga.

Catatan Tentang Kita

Catatan yang Paling Indah adalah Kita Jadikan Keluarga ini Tempat Kebahagiaan.

Catatatn : Anakku

Akan Tetap Terselip Diantara Untaian Doa kami Untuk Kebahagian Dunia dan Akhirat mu.

Catatan Abadi

Seandainya Aku Dihidupkan Kembali, Aku Akan Tetap Memilih Kalian Jadi Bagian Keluargaku.

Catatan : Aku

Ini Adalah Catatan Agar Aku Tak Lupa Bahwa banyak Catatan tentang Kita.

Catatan : Kita

Aku, Kau dan Kalian adalah Kita.

Catatan : Bahagia

Catatan Penting : Kita Raih Bahagia Bersama.

Catatan : Dirimu

Kalau Boleh Jujur...Aku Beruntung Kau Jadi bagian Hidupku.

Senin, 19 Juni 2023

TINGGI HILAL



Berdasarkan sidang Isbat Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1444H jatuh pada hari Selasa tanggal 20 Juni 2023. Itu artinya Hari raya Idul Adha ( 10 Zulhijjah ) jatuh pada hari Kamis tanggal 29 Juni 2023. Berbeda dengan pemerintah, Pimpinan Pusat Muhamamdiyah jauh-jauh telah menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1444H jatuh pada hari Senin tanggal 19 Juni 2023 dan hari Raya Idul Adha ( 10 ZUlhijjah 1444H) pada hari Rabu tanggal 28 Juni 2023. Perbedaan ini tentu sudah biasa terjadi. Hal ini terkait cara pandang untuk menentukan awal bulan hijriyah antara pemerintah dengan Muhammadiyah.

Muhammadiyah dalam menentukan hitungan bulan berdasarkan ilmu Falaq. Berdasarakan hitungan perjalanan bulan. Bagi Muhammadiyah dianggap besok bulan baru bila hilal sudah wujud sudah terlihat tanpa memperhitungkan berapa tingginya. Tentu berdasarkan hitungan ilmu Falaq. Sedangkan pemerintah untuk menentukan bulan baru harus melihat secara langsung dengan mata yang disebut dengan rukyat. Oleh sebab itulah setiap tanggal 29 hijriyah saat matahari terbenam tinggi hilal harus dirukyat untuk memastikan besok bulan baru atau tanggal digenapkan menjadi 30. Karena hilal harus terlihat maka secara logika nggak mungkin atau sulit ( sampai saat ini ) hilal bisa dilihat jika posisi ketinggiannya dibawah dua derajat. Sekarang berubah sesuai ketentuan MABIM yaitu kesepakatan negara Malaysia, Berunai dan Indonesia. Disinilah letak perbedaan cara pandang antara pemerintah dengan Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan hijriyah.

Perbedaan ini mari kita sikapi dengan bijak saja dan saling memahami. Di tengah masyarakat perlu kita edukasi masyarakat terkait cara pandang ini. Sehingga masyarakat bisa memahami perbedaan ini sekaligus semakin cerdas. Termasuk juga edukasi terkait perbedaan waktu di Indonesia dengan Arab Saudi yang terkait dengan ibadah puasa Arafah dan hari raya Idul Adha. Ini adalah hal yang sangat penting. jangan membuat masyarakat menjadi bingung.

Sebenarnya tulisan ini mencoba mengkritik terkait kriteria tinggi hilal yang dua tahun ini digunakan oleh Indonesia karena kesepakatan MABIMS.
Mengapa harus mengikuti kriteria tinggi hilal menjadi 3 derajat ?
Kalau mau jujur dengan teknologi semakin canggih saat ini seharusnya tinggi hilal harus dibawah 2 derajat. Misalnya 1 derajat atau satu setengah derajat. Sehingga perbedaan penentuan awal bulan semakin kecil peluangnya. Alasan terkait bahwa tinggi hilal di bawah 3 derajat tidak akan terlihat dengan panca indra mata itu menjadi sebuah alasan yang sangat runyam. Sebab selama ini sidang isbat Kementrerian Agama  menerima kesaksian orang yang melihat tinggi hilal di atas dua derajat dan kurang dari tiga derajat. Apakah dapat kita simpulkan bahwa kesaksian selama ini ( ketika memakai kriteria tinggi hilal dua derajat ) dapat melihat hilal di bawah ketinggian tiga derajat kita ragukan kesaksiannya ?

Saya pikir inilah sebuah kesalahan alur pikir.

Sabtu, 17 Juni 2023

STRATEGI DIALOG DENGAN HURUF

Dibuat semacam skenario kemudian aktor harus bicara dgn diawali huruf tertentu setelah diundi. 

Buat semacam dadu atau yg lain utk menentukan huruf sebagai awal kalimat. Hurufnya antara lain: K,C,S,T,N,,M,

Dokumentasi Musyda Muhammadiyah Karo















PRM SUDIRMAN KABANJAHE

Pimpinan Ranting Sudirman Kabanjahe setiap malam Sabtu mengadakan kegiatan pengajian. Pengajian ini dilaksanakan dari rumah ke rumah. Anggota Ranting Sudirman sebanyak 32 orang.





Keluarga










KELUARGA BESAR KU



Alhamdulillah..ini adalah keluarga besarku. Kami semua tujuh bersaudara. Saat ini kedua orang tua kami sudah meninggalkan kami semua. Menghadap sang Pencipta. Allahumaghfirlahu.

 Aku anak yang kedua lahir 15 Mei 1967. Saat ini tinggal di Kabanjahe sejak tahun 1997.
Anak pertama adalah kakakku Farida Yenni yang saat ini tinggal di Pariaman. Lahir 
Anak Ketiga Edwin yang punya nama panggilan Apollo karena beliau lahir saat Edwin Amstrong mendarat di bulan. Saat ini Insyaallah beliau damai menemui Khalik nya. Allahumaghfirlahu
Anak keempat Elvita. Saat ini tinggal di Panipahan tempt kelahiran kami. Kota terapung.
Anak kelima namanya Ramadhan. Sekarang tinggal di Tanjungbalai tempat kampung kedua kami. Adikku ini menghuni sekaligus menjaga rumah pusaka orang tua kami.
Anak keenam Zulfina saudaraku perempuan. Sama seperti saudara laki-laki Edwin, saudaraku perempuan sudah menghadap sang pencipta. Beliau meninggal di Pariaman tempat kakakku tertua. Allahumaghfirlahu
Saudaraku yang terakhir Rudi Mesra Tanjung. Tinggal di Pekanbaru. Beliau bertugas sebagai TNI-AD. Pernah diutus sebagai pasukan perdamaian di Libanon




Kamis, 15 Juni 2023

KITA AKAN DIUJI


Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji? ( QS. At-taubah:2)

Pesan Al-Qur'an dalam surat at-Taubah:2 menyampaikan bahwa setiap orang beriman pasti akan diuji . Semakin beriman maka ujian hidup juga akan semakin berat.  Ujian itu adalah bagian dari sebuah seleksi untuk menguji keimanan itu sendiri.

Secara tersirat, ayat di atas ingin menggambarkan pandangan sebagian besar manusia bahwa kalau sudah beriman maka Allah tidak lagi mengujinya. Itulah sebabnya banyak orang yang protes kepada Allah . Ya Allah aku rajin beribadah kenapa aku masih susah. Ya Allah kenapa musibah datang terus padahal aku sudah rajin shalat. Ya Allah kenapa aku nggak sembuh-dembuh padahal aku rajin berinfaq. Dan sebagainya.

Kesimpulannya

Kita akan tetap diuji oleh Allah dengan berbagai bentuk. Ujian itu bagi orang beriman adalah sebuah cara Allah untuk mengukur kadar keimanan kita. Orang-orang beriman harus memiliki pemahaman bahwa setiap orang beriman akan diuji. Semakin tinggi keimanan kita maka ujian akan semakin berat.