Tampilkan postingan dengan label Muhammadiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhammadiyah. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Juni 2023
KENANGAN SAFARI DAKWAH RANTING SUDIRMAN
Ini adalah kenangan PR Muhammadiyah Jalan Sudirman Kabanjahe 9 tahun yang lalu tepatnya tanggal 20 Juni 2014. Safari dakwah ini mengambil lokasi tempat wisata Tigaras. Kegiatan ini dilaksanakan menjelang pelaksanaan ibadah puasa tahun 2014.
Ranting Muhammadiyah Sudirman adalah ranting tertua di Tanah Karo. Mudah-mudahan ini adalah kenangan yang akan dikenang sepanjang masa
Sabtu, 17 Juni 2023
PRM SUDIRMAN KABANJAHE
Pimpinan Ranting Sudirman Kabanjahe setiap malam Sabtu mengadakan kegiatan pengajian. Pengajian ini dilaksanakan dari rumah ke rumah. Anggota Ranting Sudirman sebanyak 32 orang.
Sabtu, 03 Juni 2023
CATATAN SANG KETUA
Sebagai orang yang kembali diamanahkan menjadi pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Karo pada periode 2015-2020 benar-benar kami nikmati. Itu sebabnya lima tahun plus tambah dua tahun dimasa Covid-19 bukanlah waktu yang panjang. Itu artinya perjalanan selama tujuh tahun tidaklah terasa lama dan membosankan. Padahal Kabupaten Karo hanya memiliki dua pimpinan cabang yang aktif dengan pimpinan ranting sebanyak 12 ranting. Dilihat dari jumlah cabang dan ranting yang aktif sebenarnya sangat berat perjuangan memabngun Muhammadiyah di Kabupaten Karo. Barangkali karena berat dan banyak tantangan yang membuat kami sekali lagi benar-benar menikmati perjalanan memandu Muhammadiyah selama tujuh tidak terasa.
Sebagai ketua yang diberi amanah tentu punya tanggungjawab yang sangat besar untuk mengatur ritme perjalanan organisasi. Organisasi harus diatur agar tetap berjalan walaupun salngkah demi selangkah. Jangan sempat berhenti. Apalagi lagi berhenti lama. itu akan membuat kaki porganisasi sulit untuk melangkah. Ritme perjalanan organisasi inilah yang harus diupayakan dengan gagasan-gagasan yang ahrus dimunculkan terustama Sang Ketua. Sebagai ketua tentu bukan harus tahu segalang, tetapi sebagai ketua segalanya harus tahu. Ketuanya sebagai ujung tombak gerakan. Ketua adalah benteng terakhir bergerak tidaknya sebuah organisasi. Ketua sebagai sebuah kepala harus tetap bergerak agar ekor jangan sampai berhenti. Kami bersyukur sebagai ketua dibantu dengan tim anggota pimpinan yang tetap bergerak menggerakan Persyarikatan Muhammadiyah.
Sekali lagi lima tahun plus dua tahun masa Covid-19 total tujuh tahun adalah perjalanan yang pendek memimpin Muhammadiyah Karo jika kita nikmati. Tetaplah bergerak. Tetaplah melangkah. Tetaplah tetaplah berpikir. Tetaplah berbuat. Itulah sebabnya bagi kita warga Muhammadiyah menyebut Muhammadiyah sebagai sebuah GERAKAN. Harapannya setiap warga Muhamamdiyah, tentu terkhusus para pimpinan harus punya semangat tetap bergerak , terus bergerak.
Amanah sebagai pimpinan Muhammadiyah Karo telah selesai. Rotasi kepemimpinan harus berjalan untuk bersama-sama bergerak menggerakan gerakan Muhammadiyah Karo yang lebih baik.
Selasa, 30 Mei 2023
FOTO KENANGAN HAJI SAMSUDIN TANJUNG
Minggu, 14 Mei 2023
JULI HERAWATI TERPILIH KETUA PDA KARO
Alhamdulillah, Musyawarah Daerah Ke-9 Aisyiyah Kabupaten Karo telah selesai dan terpilih sembilan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Karo masa bakti 2022-2027.
Rapat Formatur menetapkan Juli Herawati sebagai Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Karo periode 2022-2927.
Selamat bertugas dan selamat menjalankan amanah
Senin, 08 Mei 2023
CATATAN MUSYDA MUHAMMADIYAH KARO
Program kerja untuk lima tahun ke depan dirancang untuk dilaksanakan. Program yang mengacu dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah hasil muktamar diteruskan ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara dan tingkat daerah di kabupaten. Program ini tentu akan diteruskan sampai pada musyawarah cabang dan ranting Muhammadiyah. Insyaallah di akhir tahun seluruh tingkat ranting akan tuntas melakukan musyawarah ranting.
Musyawarah Daerah ke10 Muhammadiyah Karo yang dilaksanakan pada 17 Syawal 1444H / 7 Mei 2023 telah memilih anggota pimpinan periode 2022-2027. Drs. Ahmad Jhon,MH diamanahkan untuk memimpin roda organisasi Muhammadiyah Karo untuk lima tahun ke depan. Pada periode sebelumnya beliau adalah Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karo. Dilihat dari komposisi anggota pimpinan yang terpilih warga Muhammadiyah optimis Muhammadiyah Karo ke depan akan lebih baik.
Dilihat dari latar perjuangan di Muhammadiyah, anggota pimpinan terpilih telah menjalani kaderisasi dan pernah memimpin organisasi otonom. Drs. Ahmad Jhon,MH sebagai Ketua terpilih pernah aktip di IPM, IMM . Tercatat sebagai sekretaris Pemuda Muhammadiyah Kab. Karo ( 1998-2002. Drs. Erwin Tanjung yang sebelumnya adalah Ketua PDM Karo dua periode ( 2015-2022) tetap akan mendampingi untuk memajukan Muhammadiyah ke depan. Drs. Erwin Tanjung pernah di IMM IKIP Medan, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kab.Karo ( 1998-2002) dan saat ini juga Wakil Ketua Umum MUI Karo. Musyawarah Daerah Ke10 Muhammadiyah Karo masih berharap kepada seniornya Muhammadiyah Jamaluddin Nasution untuk berkontribusi lima tahun ke depan. Beliau sejak muda aktif di IPM dan Pemuda Muhammadiyah. Pernah menjadi Ketua PD Muhammadiyah Karo ( 2002-2005).
Selain itu kepemimpinan Muhammadiyah Karo untuk periode ini juga dibantu kader-kader Muda Muhammadiyah. Zul Fadli, SE adalah mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Karo ( 2010-2014). Irwansyah Sikumbang yang saat ini sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Karo ( 2018-2022). Begitu juga pimpinan terpilih lainnya yang juga merupakan kader-kader Muhammadiyah. Roni Fasla Ginting pernah menjadi Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Kec. Simpang Empat. Imam Hidayat selain Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Karo juga saat ini sebagai Ketua Lazisnu Kab. Karo. Marel Caniago, Muhammad Galih dan Rosihan Anwar juga memiliki pengalaman berorganisasi di Muhammadiyah dan Ortom.
Oleh sebab itulah kepemimpinan yang terpilih ini dapat membuat Muhammadiyah Karo lebih maju. Muhammadiyah akan lebih berkembang memberikan makna tidak saja bagi warga Muhammadiyah, ummat Islam tetapi juga bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Karo.
Selamat dan sukses.
Selamat berjuang memajukan Muhammadiyah.
Kamis, 23 Februari 2023
PASCA MUSYWIL : MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA KE DEPAN
Banyak catatan penting dari perhelatan Musyawarah Wilayah ke 13 Muhamamdiyah Sumatera Utara ini. Biarlah itu menjadi catatan penting untuk menjadi bahan evaluasi bagi seluruh warga dan pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah Sumatera Utara. Ada pertanyaan-pertanyaan yang barangkali tidak dapat dijawab. Biarlah itu menjadi bagian dari sebuah misteri dalam sebuah perhelatan demokrasi di Muhammadiyah Sumatera Utara. Tugas kita semua adalah menatap Muhammadiyah Sumatera Utara ke depan. Biarlah catatan itu menjadi bagian sebuah catatan. Kita semua berharap catatan ini menjadi koreksi bagi kita semua untuk membangun Muhammadiyah Sumatera Utara lebih baik.
Warga Muhammadiyah Sumatera Utara tentu berharap ke depan Persyarikatan Muhammadiyah harus tampil lebih mencerahkan dan lebih berkemajuan memberikan dampak bagi ummat khususnya warga Muhammadiyah. Sampai hari ini kita belum menemukan sebuah ikon program Muhammadiyah Sumatera Utara yang mampu bersinar terang. Apa yang kita lakukan secara umum mulai dari pimpinan wilayah sampai pimpinan ranting terasa masih bergerak di tempat. Tentu ini menjadi perhatian yang serius sekaligus menjadi catatan penting untuk membangun Muhammadiyah Sumut pasca Musywil ke 13 Muhammadiyah Sumut.Semua harus bekerja keras. Semua harus berkontribusi dalam memberikan pemikiran, gagasan untuk membangun Muhammadiyah Sumatera Utara ke depan.
Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah tentu harus kita benahi. Dakwah inilah ruhnya Muhammadiyah. Muhammadiyah harus memberikan jawaban tentang permasalahan dakwah di Sumatera Utara. Catatan musywil kemarin kita melihat betapa sangat lemahnya kita dalam gerakan dakwah. Kekurangan para juru dakwah dirasakan hampir di seluruh daerah khususnya daerah yang minoritas. Belum lagi kita bicara tenrtang kualitas para juru dakwah kita. Korp Mubaligh Muhammadiyah hampir tidak berperan. Di samping itu pemahaman manhaj Tarjih Muhammadiyah juga menjadi persoalan para juru dakwah dan warga Muhammadiyah. Barangkali kita juga tidak punya catatan tentang juru dakwah kita. Termasuk juga kita tidak punya data ada atau tidaknya pertambahan juru dakwah yang dimiliki oleh Muhammadiyah. Banyak lagi persoalan dakwah kalau kita kupas satu persatu. Ini sebuah persoalan dakwah yang harus kita tuntaskan dengan serius. Ini sebuah persoalan besar dan sangat penting. Harus ada gagasan yang besar dan jelas untuk mengatasi persoalan dakwah ini.
Persoalan pendidikan juga harus menjadi perhatian kita. Pendidikan tingkat SD sampai SLTA yang dikelola oleh Muhammadiyah Sumatera Utara belum memperoleh peringkat yang memuaskan untuk level Sumatera Utara. Ada satu dua pendidikan yang dikelola Muhammadiyah berkembang dengan baik namun secara umum pendidikan kita kelola perlu mendapat perhatian yang serius. Malah ada pendidikan kita seperti hidup di kerakap hidup segan mati tak mau. Apalagi saat ini telah bermunculan lembaga-lembaga Islam yang mengelola pendidikan. Lembaga ini pelan-pelan tapi pasti sudah mengalahkan Pendidikan kita. Akhirnya pendidikan kita menjadi pilihan yang kedua atau barangkali menjadi pilihan ketiga. Ke depan kita tak boleh lagi berpikir inilah adalah urusan dan tanggungjawab daerah masing-masing. Pimpinan wilayah harus memiliki data yang valid tentang kondisi pendidikan yang dikelola oleg Muhammadiyah.
Bukan saja masalah dakwah dan pendidikan yang menjadi persoalan Muhammadiyah Sumatera Utara tetapi hampir di semua lini. Terkait tentang masalah ekonomi hampir kita tak punya program. Kita di Sumaterra Utara masalah ekonomi ini hampir tidak tergarap. Padahal pangsa pasar yaitu warga Muhamamdiyah lumayan banyak. Entah kenapa kita tidak punya naluri bisnis. Padahal peluang ini sangat banyak dan menjanjikan. Jaringan yang ada hampir di seluruh kabupaten kota tentu sebuah kekuatan untuk memnggarap sebuah bisnis. Tawaran bisnis ritel dan ekspedisi dari Pimpinan Pusat pun tidak mendapat sambutan di Sumatera Utara. Bisnis pariwisata, pembayaran online, tiketing dan sebagainya adalah peluang besar yang bisa dikembangkan oleh Muhamamdiyah Sumatera Utara.
Begitu lagi tentang persoalan pengelolaan zakat, kesehatan, hukum dan sebagainya kita belum maksimal. Lembaga dan majelis yang diamanahkan untuk mengelola program-program Muhammadiyah belum maksimal difungsikan. Inilah permasalahan yang harus kita selesaikan dengan tuntas.
Pimpinan wilayah terpilih hasil Musywil ke 13 Muhammadiyah Sumatera Utara harus melihat persoalan ini semua jika ingin memajukan Muhammadiyah Sumut ke depan. Berbagai persoalan ini sebagai titik awal untuk bergerak membangun Muhammadiyah Sumatera Utara. Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah Sumatera terpilih harus memiliki komitmen untuk membangun Muhammadiyah Sumatera Utara. Pimpinan Wilayah harus tetap berpikir menghasilkan gagasan-gagasan yang brilian untuk membangun Muhammadiyah Sumaterra Utara lima tahun ke depan. Tidak saatnya lagi menjadi pimpinan Muhammadiyah secara sambil-sambilan. Pimpinan yang terpilih harus menyediakan ekstra tenaga, waktu dan pemikiran dan sebagainya untuk membangun Muhammadiyah Sumatera Utara. Untuk itulah warga Muhammadiyah Sumatera Utara memberikan amanahnya kepada Pimpinan Wilayah yang terpilih sebagai ujung tombak untuk membangun kejayaan Muhammadiyah di Sumatera Utara. Jagalah amanah ini. Jalankanlah amanah ini. Dan jangan sekali-kali menjadi pimpinan yang melupakan amanah yang diberikan. Selamat berjuang dan menjalankan amanah kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara masa bakti 2022-2027. Selamat buat nakhoda Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution,M.A sebagai Ketua dan Dr. H.Ihsan Rambe,S.E, M.Si sebagai Sekretaris.
Selamat berjihad membangun Muhammadiyah Sumatera Utara.
Senin, 26 Desember 2022
DARUL ARQOM DASAR: MEMPERSIAPKAN KADER PEMUDA MUHAMMADIYAH
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kab.Karo melaksanakan pengkaderan Baitul Arqom. Ini adalah tahapan awal pengkaderan di lingkungan Muhammadiyah. Sebagai organisasi kader, maka Pemuda Muhammadiyah dibangun dan dihidupkan oleh kader-kadernya. Oleh sebab mati hidupnya Pemuda Muhammadiyah tergantung ada tidaknya kadernya. Mempersiapkan kader adalah sebuah kewajiban yang tidak boleh diabaikan.
Baitul Arqom adalah sebuah pengkaderan yang harus diikuti setiap anggota Pemuda Muhammadiyah khususnya para pimpinan. Membuat pengkaderan Baitul Arqom secara berkala harus dilakukan oleh Pemuda Muhammadiyah. Pengkaderan Baitul Arqom akan mempersiapkan kader untuk memimpin Pemuda Muhammadiyah sekaligus penerus untuk memimpin Muhammadiyah organisasi induknya.
Melalui pengkaderan Baitul Arqom, setiap pimpinan dan anggota Pemuda Muhammadiyah diperkenalkan tentang apa itu Muhammadiyah. Setiap pimpinan dan anggota Pemuda Muhammadiyah memahami semangat perjuangan Muhammadiyah. Setiap pimpinan dan anggota harus mampu menemukan keunggulan Muhammadiyah. Anggota dan pimpinan harus mampu berpikir dan bertindak dalam bingkai ruhnya Muhammadiyah.
Itulah sebabnya Baitul Arqom Dasar yang dilaksanakan Pemuda Muhammadiyah Karo memiliki arti yang sangat penting membangun Pemuda Muhammadiyah Karo ke depan. Tantangan masa depan tentu akan sangat kompleks sekali. Oleh sebab itulah setiap anggota dan pimpinan Pemuda Muhammadiyah harus memanfaatkan pengkaderan Baitul Arqom Dasar ini sebagai bagian dari amunisi pembekalan untuk mempersiapkan diri karena bagian dari calon pemimpin Muhammadiyah masa depan.
Selamat ber-Darul Arqam dan tetap meneruskan semangat ber-Darul Arqam sepanjang hayat.
Selasa, 29 November 2022
MUKTAMAR BERSAMA MUHAMMADIYAH DAN AISYIYAH KE 48
Muktamar Bersama Muhamamdiyah dan Aisyiyah ke 48 dilaksanakan di Surakarta tanggal 18-20 November 2022. Ini adalah muktamar yang tertunda. Seharusnya pelaksanaan muktamar ini dilaksanakan pada tahun 2020 karena Indonesia diserang Covid19.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Karo mengirimkan delapan peserta muktamar bersama ini yang terdiri dari lima dari PD Muhamamdiyah Kab.Karo dan tiga dari PD Aisyiyah Kab.Karo..
Ini adalah dokumentasi terkait muktamar.
Langganan:
Postingan (Atom)



































































