Catatan Saat Berdua

Catatan Tentang Kita Berdua tak Akan Ada Akhirnya .

Catatan Keluargaku

Ini adalah Catatan Kebahagian kita Kebahagiaan Dalam Bingkai Keluarga.

Catatan Tentang Kita

Catatan yang Paling Indah adalah Kita Jadikan Keluarga ini Tempat Kebahagiaan.

Catatatn : Anakku

Akan Tetap Terselip Diantara Untaian Doa kami Untuk Kebahagian Dunia dan Akhirat mu.

Catatan Abadi

Seandainya Aku Dihidupkan Kembali, Aku Akan Tetap Memilih Kalian Jadi Bagian Keluargaku.

Catatan : Aku

Ini Adalah Catatan Agar Aku Tak Lupa Bahwa banyak Catatan tentang Kita.

Catatan : Kita

Aku, Kau dan Kalian adalah Kita.

Catatan : Bahagia

Catatan Penting : Kita Raih Bahagia Bersama.

Catatan : Dirimu

Kalau Boleh Jujur...Aku Beruntung Kau Jadi bagian Hidupku.

Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Desember 2024

Diksi "90BL0K"Gus Miftah



Diksi "GOBLOK" jadi trending topik di media sosial. Diksi "goblok" bukan kosa kata yang baru dan selalu diucapkan untuk menunjukkan hal yang negatif. Goblok berasal dari bahasa Jawa yang bermakna bodoh sekali. Kata "goblok" berasal dari bahasa Jawa dan berarti bodoh sekali. Kata ini menggambarkan seseorang yang bodoh, tidak berpengetahuan, atau tidak bisa mengerjakan sesuatu dengan benar. Dilihat dari ragam bahasanya maka diksi goblok termasuk dalam ragam bahasa kasar. Artinya ketika seseorang mengucapkan kata goblok itu secara psikologis menunjukkan orang tersebut telah berlaku kasar. 

"Goblok" lagi dalam perbincangan terkait dengan ucapan Gus Miftah dalam sebuah acara ceramahnya. Gus Miftah mengeluarkan diksi goblok yang ditujukan kepada seorang penjual teh di tengah acara ceramahnya. Tidak itu saja tetapi respon tertawa terbahak-bahak dari rekan satu panggung Gus Miftah menjadikan diksi "goblok" bernilai lebih sarkasme.

Apa yang dilakukan oleh Gus Miftah seharusnya tidak boleh terjadi. Gus Miftah adalah seorang ustad, tokoh masyarakat , panutan masyarakat maka seharusnya perilaku tersebut tidak boleh terjadi. Apalagi saat beliau diamanahkan oleh negara sebagai staff utusan presiden.Sebagai seorang ustad ,tokoh masyarakat apalagi pejabat negara maka seharusnya diksi yang dipergunakan itu harus diseleksi. Ada kata-kata yang barangkali biasa digunakan oleh masyarakat awam namun tentu tidak tepat kalau itu disampaikan oleh ustad atau tokoh masyarakat. Sebagai seorang tokoh masyarakat yang menjadi panutan masyarakat seharusnya berkata lebih bijak. Berkata lebih mengutamakan sopan santun di dalam berbahasa. 

Kadang-kadang ada tokoh masyarakat ketika berbicara di khalayak ramai ingin mendapat respon dari pendengarnya  memakai kosakata dengan ragam kasar agar mendapat sambutan yang meriah dari. Inilah yang selalu dilakoni oleh Gus Miftah dalam berbagai kesempatan berceramah. Selain ragam kata kasar ada yang bernada diksi pembullyan, diksi pornografi dan sebagainya.

Kasus diksi goblok Gus Miftah mudah-mudahan menjadi pembelajaran bagi tokoh masyarakat termasuk juga para pejabat dalam berbicara. Lihatlah tayangan debat di televisi secara live para "tokoh" Banyak kasus kita melihat para pejabat atau tokoh saat berbicara kadang-kadang secara live dengan tutur kata yang kasar. Itu ditonton oleh ribuan atau jutaan masyarakat. Diksi yang kasar, diksi yang melecehkan, diksi bernada vulgar mereka perdengarkan untuk masyarakat. 

Sekali kasus ucapan "goblok" Gus Miftah menjadi pelajaran bagi kita semua khususnya bagi kelompok dan pejabat publik. Atulah diksi yang tepat yang baik dalam kondisi apapun. Inilah salah satu cara tokoh atau pejabat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan diksi yang tepat.

Selasa, 11 Juni 2024

ZIKIR SELESAI SHOLAT

𝗗𝗭𝗜𝗞𝗜𝗥 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗗𝗜𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗦𝗘𝗟𝗘𝗦𝗔𝗜 𝗦𝗛𝗔𝗟𝗔𝗧

Oleh : Ahmad Syahrin Thoriq 

Berikut ini adalah lafadz dzikir yang dibaca setelah selesai dari mengerjakan shalat wajib, yang diamalkan oleh para ulama sepanjang generasi yang bersumber dari tuntunan hadits-hadits Nabawi dan amaliyah salaful ummah. Berkata al imam Ibnu Qudamah al Hanbali rahimahullah :

ويستحب ذكر الله تعالى والدعاء عقيب صلاته، ويستحب من ذلك ما ورد به الأثر

“Dan disunnahkan berdzikir mengingat Allah dan berdoa setelah selesai dari mengerjakan shalat. Dan disunnahkan yang demikian itu dengan menggunakan dzikir yang bersumber dari hadits dan riwayat salaf.”[1]

al Imam Nawawi rahimahullah berkata :

أجمع العلماءُ على استحباب الذكر بعد الصلاة، وجاءت فيه أحاديث كثيرة صحيحة في أنواع منه متعدّدة

“Telah bersepakat para ulama akan disunnahkannya berdzikir setelah selesai dari mengerjakan shalat, telah banyak hadits-hadits yang shahih yang menyebutkan dzikir tersebut dengan berbagai ragamnya.”[2]

Berikut ini adalah diantara dzikir-dzikir yang bisa diamalkan setelah selesai dari mengerjakan shalat lima waktu :

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗽𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 

Membaca istighfar sebanyak tiga kali[3]

Lafadz istighfar bisa dengan membaca :

اسْتَغْفِرُ اللَّهَ

“Aku memohon ampun kepada Allah.”[4]

Atau :

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

"𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘋𝘻𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘋𝘪𝘢. 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘔𝘢𝘩𝘢 𝘏𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘔𝘢𝘩𝘢 𝘉𝘦𝘳𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘚𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪. 𝘋𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘶𝘣𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢-𝘕𝘺𝘢.” (HR. Tirmidzi)[5]

Atau yang pertengahan :

اَسْتَغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْمَ

“Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung.”

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗱𝘂𝗮 

اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

“...𝘒𝘦𝘮𝘶𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 : 𝘠𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘌𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶 𝘭𝘢𝘩 𝘢𝘴 𝘚𝘢𝘭𝘢𝘮, 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪-𝘔𝘶, 𝘔𝘢𝘩𝘢 𝘚𝘶𝘤𝘪 𝘌𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶 𝘸𝘢𝘩𝘢𝘪 𝘋𝘻𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘬𝘦𝘢𝘨𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘮𝘶𝘭𝘪𝘢𝘢𝘯.” (HR. Muslim)

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝘁𝗶𝗴𝗮 

لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

“𝘛𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘶𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘯𝘺𝘢, 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘢𝘫𝘢𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘱𝘶𝘫𝘪𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘋𝘪𝘢 𝘬𝘶𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶. 𝘠𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘨𝘢𝘩 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘦𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯, 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘦𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶 𝘤𝘦𝘨𝘢𝘩. 

𝘋𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘌𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶 𝘩𝘢𝘭𝘢𝘯𝘨𝘪, 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘮𝘢𝘯𝘧𝘢𝘢𝘵 𝘥𝘪𝘴𝘪𝘴𝘪-𝘔𝘶 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢𝘪 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬𝘢𝘯, 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘭 𝘥𝘢𝘳𝘪-𝘔𝘶.” (HR. Bukhari)

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗲𝗺𝗽𝗮𝘁 

لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إلَّا بِاَللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ، وَلَا نَعْبُدُ إلَّا إيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَالْفَضْلُ وَالثَّنَاءُ الْحَسَنُ الْجَمِيلُ، لَا إلَهَ إلَّا اللَّهُ، مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

“𝘛𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 (𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩) 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘵𝘢, 𝘵𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘶𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘨𝘪-𝘕𝘺𝘢, 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘕𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘬𝘦𝘬𝘶𝘢𝘴𝘢𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘫𝘪𝘢𝘯, 𝘋𝘪𝘢 𝘔𝘢𝘩𝘢 𝘒𝘶𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶. 𝘛𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘢𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘬𝘶𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩. 

𝘛𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 (𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩) 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘬𝘢𝘮𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘣𝘢𝘨𝘪-𝘕𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘭𝘶𝘳𝘶𝘩 𝘯𝘪𝘬𝘮𝘢𝘵, 𝘬𝘦𝘶𝘵𝘢𝘮𝘢𝘢𝘯, 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘫𝘪𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘪𝘬. 𝘛𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 (𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩) 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘪𝘬𝘩𝘭𝘢𝘴 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘨𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘦𝘯𝘢-𝘕𝘺𝘢, 𝘮𝘦𝘴𝘬𝘪𝘱𝘶𝘯 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘧𝘪𝘳 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘶𝘬𝘢𝘪𝘯𝘺𝘢.” (HR. Nasa’i)[6]

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗹𝗶𝗺𝗮 

‌لَا ‌إِلَهَ ‌إِلَّا ‌اللهُ ‌وَحْدَهُ ‌لَا ‌شَرِيكَ ‌لَهُ، ‌لَهُ ‌الْمُلْكُ ‌وَلَهُ ‌الْحَمْدُ، ‌يُحْيِي ‌وَيُمِيتُ ‌وَهُوَ ‌عَلَى ‌كُلِّ ‌شَيْءٍ ‌قَدِيرٌ

“𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘵𝘢, 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘶𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘨𝘪-𝘕𝘺𝘢. 𝘉𝘢𝘨𝘪-𝘕𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘢𝘫𝘢𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘱𝘶𝘫𝘪𝘢𝘯, 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘵𝘪𝘬𝘢𝘯, 𝘥𝘢𝘯 𝘋𝘪𝘢 𝘔𝘢𝘩𝘢 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘵𝘪. 𝘋𝘪 𝘵𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯-𝘕𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘬𝘦𝘣𝘢𝘪𝘬𝘢𝘯, 𝘋𝘪𝘢-𝘭𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘶𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶.” ( HR. Ahmad)[7]

Dzikir diatas dibaca sekali atau 10 kali.[8]

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗲𝗻𝗮𝗺

Membaca ayat Kursi :

اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak pula tertidur. Milik-Nya lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.

Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”[9]

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝘁𝘂𝗷𝘂𝗵

Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir

Ada beberapa riwayat yang berbeda-beda tentang dzikir yang ini, diantaranya :

A. Membaca tasbih (سبحان الله) 33 kali, tahmid(الحمد لله) 33 kali, takbir (الله أكبر)33 kali [10]

B. Membaca tasbih (سبحان الله) 33 kali, tahmid (الحمد لله) 33 kali, takbir (الله أكبر) 34 kali [11]

C. Membaca tasbih (سبحان الله) 33 kali, tahmid (الحمد لله) 33 kali, takbir (الله أكبر) 33 kali dan Membaca sekali :

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘵𝘢. 𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘶𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘕𝘺𝘢. 𝘚𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘢𝘫𝘢𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘫𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩. 𝘋𝘪𝘢 𝘭𝘢𝘩 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘔𝘢𝘩𝘢 𝘬𝘶𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶.” (HR. Muslim)[12]

D. Membaca tasbih (سبحان الله) 25 kali, tahmid (الحمد لله) 25 kali, takbir (الله أكبر) 25 kali dan tahlil 25 kali.[13]

Lafadz Tahlil ini bisa hanya :

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

“Tiada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah.”

bisa juga dengan lafadz :

لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘵𝘢. 𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘶𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘕𝘺𝘢. 𝘚𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘢𝘫𝘢𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘫𝘢𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩. 𝘋𝘪𝘢-𝘭𝘢𝘩 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘔𝘢𝘩𝘢 𝘬𝘶𝘢𝘴𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶.” (HR. Muslim)[14]

E. Membaca tasbih (سبحان الله) 10 kali, tahmid (الحمد الله) 10 kali, takbir (الله أكبر)10 kali. [15]

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗱𝗲𝗹𝗮𝗽𝗮𝗻 

Membaca al Ikhlas, al Falaq dan an Nas :

Hal ini sebagaimana hadits riwayat Uqbah bin ‘Amir radhiallahu’anhu berkata :

أمرني رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ أن أقرأَ بالمُعوِّذاتِ دُبُرَ كلِّ صلاةٍ

“𝘙𝘢𝘴𝘶𝘭𝘶𝘭𝘭𝘢𝘩 ﷺ 𝘮𝘦𝘮𝘦𝘳𝘪𝘯𝘵𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘢𝘭 𝘮𝘶’𝘢𝘸𝘸𝘪𝘥𝘻𝘢𝘵 (𝘢𝘯 𝘯𝘢𝘢𝘴, 𝘢𝘭 𝘧𝘢𝘭𝘢𝘲, 𝘢𝘭 𝘪𝘬𝘩𝘭𝘢𝘴) 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪 𝘴𝘩𝘢𝘭𝘢𝘵.” (HR. Abu Daud)[16]

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝘀𝗲𝗺𝗯𝗶𝗹𝗮𝗻

اللهمَّ أعِنِّي على ذكرِك وشكرِك وحسنِ عبادتِك

“𝘠𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘵𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨𝘭𝘢𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘻𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢-𝘔𝘶, 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘺𝘶𝘬𝘶𝘳 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢-𝘔𝘶, 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘣𝘢𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢-𝘔𝘶 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘪𝘬.” (HR. Abu Daud)[17]

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝘀𝗲𝗽𝘂𝗹𝘂𝗵 

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الجُبْنِ، وَأعُوذُ بِكَ أنْ أُرَدَّ إلى أَرْذَلِ العمُرِ، وأعُوذُ بِكَ مِنْ فتْنَةِ الدُّنْيا وأعُوذُ بِكَ منْ عَذَابِ القَبْرِ

“𝘠𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘔𝘶 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘪𝘧𝘢𝘵 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘤𝘶𝘵, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘔𝘶 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘪𝘧𝘢𝘵 𝘬𝘪𝘬𝘪𝘳, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘔𝘶 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘦𝘱𝘪𝘬𝘶𝘯𝘢𝘯, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘧𝘪𝘵𝘯𝘢𝘩 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘬𝘴𝘢 𝘬𝘶𝘣𝘶𝘳." (HR. Bukhari)[18]

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝘀𝗲𝗯𝗲𝗹𝗮𝘀

اللَّهُمَّ أجِرْنِي مِنَ النَّارِ

“𝘠𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘫𝘢𝘨𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘱𝘪 𝘯𝘦𝘳𝘢𝘬𝘢.” (HR. Abu Daud)

“Lafadz dzikir di atas dibaca sebanyak sepuluh kali.”[19]

𝗬𝗮𝗻𝗴 𝗸𝗲𝗱𝘂𝗮 𝗯𝗲𝗹𝗮𝘀

اَللهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكُ أُقَاتِلُ

“𝘋𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯-𝘔𝘶, 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘳𝘫𝘢𝘯𝘨. 𝘋𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯-𝘔𝘶, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘱𝘢𝘺𝘢. 𝘋𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯-𝘔𝘶, 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨.” (HR. Ibnu Hibban)[20]

Bersambung ke bagian II…
_______________

[1] Al Mughni (1/400)
[2] Al Adzkar Hal. 70
[3] Hadits riwayat Muslim :

كانَ رَسولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ، إذَا انْصَرَفَ مِن صَلَاتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلَاثًا

“Adalah Rasulullah ﷺ jika telah selesai shalat, beliau membaca istighfar tiga kali… (HR. Muslim)

[4] Imam al Auza’i ditanya : “Bagaimana lafadz istighfarnya ?” Beliau menjawab : Astaghfirullah, astagfirullah.” (Al Adzkar hal. 71)

[5] Imam Tirmidzi meriwayatkan dengan derajat Hasan, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda :

من قال أستغفر الله العظيم الذي لا إله إلا هو الحي القيوم وأتوب إليه، غفر له وإن كان فر من الزحف

“𝘚𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 : ‘𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘩𝘢 𝘢𝘨𝘶𝘯𝘨, 𝘋𝘻𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘢𝘥𝘢 𝘵𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘬 𝘥𝘪𝘴𝘦𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘋𝘪𝘢, 𝘮𝘢𝘩𝘢 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘩𝘢 𝘵𝘦𝘨𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘶𝘣𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢𝘕𝘺𝘢.’ 𝘔𝘢𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘪 𝘥𝘰𝘴𝘢-𝘥𝘰𝘴𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘴𝘬𝘪𝘱𝘶𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘥𝘰𝘴𝘢 𝘭𝘢𝘳𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘦𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨.”

[6] Berkata Ibnu Zubeir : “Rasulullah ﷺ mengulang-ulang dzikir tersebut setelah selesai shalat.” (Jami’ al Masanid, 4/55)

[7] Hadits ini isnadnya shahih, Musnad imam Ahmad (38/545)

[8] Siapa yang membacanya maka akan diberikan setiap lafadznya 10 kebaikan, dihapuskan darinya 10 keburukan dan akan diangkat 10 derajat (HR. Ahmad)

[9] Disebutkan dalam sebuah hadits shahih riwayat al imam Nasa’i dan imam Thabrani Rasulullah ﷺ bersabda :

مَن قرأَ آيةَ الكرسيِّ دبُرَ كلِّ صلاةٍ مَكْتوبةٍ ، لم يمنَعهُ مِن دخولِ الجنَّةِ ، إلَّا الموتُ

“𝘉𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘢𝘺𝘢𝘵 𝘬𝘶𝘳𝘴𝘪 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪 𝘴𝘩𝘢𝘭𝘢𝘵 𝘸𝘢𝘫𝘪𝘣, 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘭𝘢𝘯𝘨𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘬𝘦 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘴𝘶𝘳𝘨𝘢 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘵𝘪𝘢𝘯.”

[10] Rasulullah ﷺ bersabda : “𝘔𝘢𝘶𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘫𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘫𝘢𝘳 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶𝘪 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯, 𝘥𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶𝘪 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯, 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘶𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘶𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯?”

𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘸𝘢𝘣: ‘𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶, 𝘺𝘢 𝘙𝘢𝘴𝘶𝘭𝘶𝘭𝘭𝘢𝘩.’ 𝘙𝘢𝘴𝘶𝘭𝘶𝘭𝘭𝘢𝘩 ﷺ 𝘬𝘦𝘮𝘶𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯: ‘𝘒𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘴𝘣𝘪𝘩, 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘩𝘮𝘪𝘥, 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘬𝘣𝘪𝘳 𝘴𝘦𝘵𝘪𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪 𝘴𝘩𝘢𝘭𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 33 𝘬𝘢𝘭𝘪.” (Muttafaqun ‘Alaih)

[11] Rasulullah ﷺ bersabda : “𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘳𝘶𝘨𝘪 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪 𝘴𝘩𝘢𝘭𝘢𝘵 𝘭𝘪𝘮𝘢 𝘸𝘢𝘬𝘵𝘶 :

ثَلَاثٌ وَثَلَاثُونَ تَسْبِيحَةً ، وَثَلَاثٌ وَثَلَاثُونَ تَحْمِيدَةً ، وَأَرْبَعٌ وَثَلَاثُونَ تَكْبِيرَة

“𝘠𝘢𝘪𝘵𝘶 33 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘵𝘢𝘴𝘣𝘪𝘩, 33 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘵𝘢𝘩𝘮𝘪𝘥 𝘥𝘢𝘯 34 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘵𝘢𝘬𝘣𝘪𝘳.” (HR. Muslim)

[12] Rasulullah ﷺ bersabda : “𝘚𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘭𝘶𝘳𝘶𝘩 𝘥𝘰𝘴𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘴𝘬𝘪𝘱𝘶𝘯 𝘥𝘰𝘴𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘣𝘶𝘪𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘭𝘢𝘶𝘵𝘢𝘯.” (Shahih Muslim, 1/418)

[14] Sebagaimana ini diriwayatkan oleh imam an Nasa'i dan lainnya dengan derajat shahih dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu’anhu bahwa beliau berkata : “Para shahabat diperintahkan untuk bertasbih selepas shalat sebanyak 33x, bertahmid 33x, bertakbir 34x. Lalu seorang lelaki dari Anshar bermimpi dan dikatakan kepadanya: Apakah Rasulullah ﷺ telah memerintahkan kalian untuk bertasbih sebanyak 33x, bertahmid 33x, bertakbir 34x? Ia menjawab: benar.

Orang yang ada di dalam mimpi tersebut mengatakan : jadikanlah semua itu 25x saja dan tambahkan tahlil. Ketika ia bangun di pagi hari, lelaki Anshar ini menemui Nabi ﷺ dan menceritakan mimpinya. Nabi kemudian bersabda : ‘Hendaknya kalian jadikan demikian.”

[15] Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhu dengan sanad yang shahih bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Ada dua amalan yang jika dijaga oleh seorang hamba yang muslim maka pasti ia akan masuk surga. Keduanya mudah namun sedikit yang mengamalkan. Yaitu bertasbih di setiap selepas shalat sebanyak 10 kali, bertahmid 10 kali, bertakbir 10 kali..”

[16] Imam Nawawi mencantumkan hadits ini dalam bab bahasan dzikir-dzikir setelah selesai shalat. (Al Adzkar hal 73)

[17] Muadz bin Jabar radhiyallahu’anhu berkata : “Rasulullah ﷺ menarik tanganku sambil berkata : ‘Wahai Mu’adz, Demi Allah aku mencintaimu. Aku wasiatkan engkau wahai Muadz, hendaknya jangan engkau meninggalkan di setiap akhir shalat untuk membaca :

اللهمَّ أعِنِّي على ذكرِك وشكرِك وحسنِ عبادتِك

[18] Dalam shahih Bukhari disebutkan riwayat tersebut dari Sa’ad bin Abi Waqqas bahwa Nabi ﷺ membaca doa tersebut setelah selesai shalat.

[19] Rasulullah ﷺ bersabda : “𝘈𝘱𝘢𝘣𝘪𝘭𝘢 𝘦𝘯𝘨𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘭𝘢𝘴𝘢𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘩𝘢𝘭𝘢𝘵 𝘮𝘢𝘨𝘳𝘪𝘣, 𝘣𝘢𝘤𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘶𝘫𝘶𝘩 𝘬𝘢𝘭𝘪 :

اللَّهمَّ أجرْني مِن النَّارِ

𝘚𝘦𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘱𝘢𝘣𝘪𝘭𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘬𝘦𝘮𝘶𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢, 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘱𝘪 𝘯𝘦𝘳𝘢𝘬𝘢. 𝘉𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘢𝘱𝘢𝘣𝘪𝘭𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘬𝘴𝘢𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘩𝘢𝘭𝘢𝘵 𝘴𝘶𝘣𝘶𝘩, 𝘣𝘢𝘤𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘸𝘪𝘳𝘪𝘥 𝘪𝘵𝘶 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘪𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢, 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘥𝘪𝘤𝘢𝘵𝘢𝘵 𝘣𝘢𝘨𝘪𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘯𝘦𝘳𝘢𝘬𝘢.”

[20] Hadits ini derajatnya Hasan sebagaimana yang disebutkan oleh imam Nawawi dalam al Adzkar hal.75.

Senin, 11 Maret 2024

PUASA DIKENAL DI SEMUA AGAMA



Al-Qur'an surat Al-Baqarah:183 memberikan informasi kepada kita bahwa pelaksanaan ibadah puasa itu dikenal juga pada agama-agama terdahulu. Ayat tersebut juga menyampaikan bahwa ibadah puasa itu pada dasarnya adalah sebuah perintah yang harus dilaksanakan oleh umat-umat terdahulu. Dalam bahasa agama disebut dengan hukumnya wajib.

Bila kita baca berbagai literasi tentang ibadah puasa maka kita temukan hampir semua agama mengenal ibadah puasa. Agama Buddha istilah puasa disebut dengan upo sata. Waktu pelaksanaannya itu berdasarkan perhitungan kalender Buddhis. Saat berpuasa mereka boleh minum tetapi tidak boleh makan.

Agama Khonghucu dikenal dengan istilah puasa rohani dan puasa jasmani. Pada agama Hindu puasa disebut dengan istilah upawasa. Puasa yang mereka lakukan itu diantaranya sebagai upaya menembus dosa dan dilakukan selama 3 hari. Selain itu dikenal juga dengan istilah puasa nyepi.

Agama Yahudi dikenal juga beberapa istilah atau jenis puasa diantaranya puasa yom kippur. Ini adalah ibadah puasa dalam pertobatan. Di samping itu orang-orang Yahudi juga melaksanakan ibadah puasa saat mereka ditimpa musibah. 

Bagi Agama Katolik dikenal ada puasa pra paskah. Puasa ini dilakukan selama 10 hari mulai dari Rabu abu sampai Jumat Agung. Pelaksanaannya diperbolehkan makan sekali dalam satu hari. Agama Kristen dikenal dengan istilah puasa 40 hari dan juga berbagai jenis puasa lainnya.

Berdasarkan uraian di atas maka ibadah puasa merupakan ritual tradisi ibadah dari berbagai agama. Bagaimana cara pelaksanaannya dan kapan dilaksanakan tentu berbeda antara satu agama dengan agama lainnya. Tapi yang pasti pelaksanaan ibadah puasa tersebut ada larangan untuk makan dan aktivitas lainnya yang tidak boleh dilakukan selama melaksanakan ibadah puasa.

Keseluruhan pelaksanaan ibadah puasa itu apakah itu agama Islam atau agama yang lain pada dasarnya adalah ritual untuk mensucikan diri, menembus kesalahan sekaligus upaya untuk mendekatkan diri kepada sang khalik. Dalam bahasa alquran disebut dengan tujuan untuk menjadi orang bertakwa.
Selamat menjalankan ibadah puasa semoga kita meraih nilai-nilai ketakwaan.
#CatatanRamadhan2024
#CatatanErwinTanjung

Jumat, 08 Maret 2024

MARHABAN YA RAMADHAN



Alhamdulillah..tahun ini kita masih bisa menikmati nikmat bulan Ramadhan. 
Bulan yang penuh berkah. 
Bulan yang menawarkan ampunan. 
Bulan yang amal ibadah kita nilainya dilibatgandakan. 
Bulan yang menawarkan kepada kita terlepas dari siksa neraka yang amat pedih. 
Bulan yang doa seorang hamba teramat dekat dengan Sang Pengabul doa.

Tentu inilah yang membuat hamba-hamba yang sangat merindukan kehadiran bulan Ramadhan. 
Apakah kita termasuk diantara hamba yang merindukan kehadiran bulan Ramadhan??
Atau kita termasuk orang-orang yang tidak begitu bergembira alias biasa biasa saja dengan hadirnya bulan Ramadhan.
Semoga tidak !

Kalaupun belum sempurna kegembiraan kita menyambut bulan Ramadhan seperti para sahabat, orang-orang beriman, orang-orang sholeh yang berbulan-bulan sebelum hadirnya Ramadhan sudah merasakan rindu dengan harap-harap cemas untuk bertemu bulan Ramadhan. 
Kita masih punya waktu beberapa hari ke depan menata rindu kita kembali menyambut Ramadhan.

Marhaban ya Ramadhan.
#CatatanRamadhan2024

Kamis, 07 Maret 2024

BEDA AWAL RAMADHAN HAL BIASA

PP Muhammadiyah sesuai edarannya telah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada tanggal 11 Maret 2024. Edaran PP Muhammadiyah menyebutkan bahwa pada Ahad (10/3/2024) saat matahari terbenam bulan sudah terlihat pada posisi +00⁰56'28''. Sesuai dengan kriteria Muhammadiyah yang memakai sistem hisab dengan kriteria Wujudul Hilal maka esoknya (11/3/2024) telah masuk Ramadhan.

Pemerintah sendiri belum menetapkan awal Ramadhan. Sistem yang dipakai pemerintah selain hisab juga memakai sistim rukyat yaitu melihat secara langsung kondisi bulan saat matahari terbenam. Selain itu memakai kriteria bahwa posisi bulan harus berada tiga derajat ke atas . Sebelumnya kriteria yang dipakai dua derajat. Mengacu dari kriteria tersebut maka dapat dipastikan pemerintah akan menetapkan awal Ramadhan hari Selasa (12/3/2024).

Sekali lagi awal Ramadhan berbeda. Bagi ummat Islam perbedaan ini sudah hal yang biasa. Tentu tak lagi dipermasalahkan. Masyarakat harus dicerdaskan tentang dasar perbedaan tersebut agar menjadi masyarakat yang cerdas. Sekali lagi perbedaan dalam khasanah ummat Islam adalah sudah hal biasa. Ummat Islam sudah biasa dengan berbagai pandangan fiqih. Sekali lagi mari perbedaan ini membuat ummat harus memahami dan menjadikan ummat cerdas dalam beragama.

Selamat menjalankan dan menikmati Ramadhan. Bulan yang penuh berkah, Rahmat dan ampunan.
#CatatanRamadhan2024


Selasa, 12 September 2023

KEGELISAHAN MODERAMEN GBKP TERKAIT JUDI DAN NARKOBA DI KARO



Ada trend semakin meningkatnya perjudian dan peredaran narkoba di Kabupaten Karo. Sudah tentu kondisi ini sangat mengkhawatirkan bagi sebagian pihak. Kenapa hanya sebagian pihak? Karena ada pihak yang memang tidak peduli sama sekali. Bagi mereka judi dan narkoba adalah hal yang sudah biasa. Kalau ingin selamat dari judi dan narkoba jaga diri masing-masing. Jaga keluarga masing-masing. Sesimpel itu sikap sebagian besar orang. Boleh jadi sikap ini karena mereka sudah lelah kepedulian mereka "berteriak tentang judi dan narkoba". Sampai pada titik puncak mereka menyerah dan kalah. Akhirnya mereka pasrah dan tak peduli lagi.

Belum lagi "banyak pihak" yang mengambil keuntungan atas bisnis judi dan narkoba. Ini adalah bisnis yang menggiurkan. Bisnis yang dikelola dengan sistem jaringan yang modern dan terorganisir. Semua pihak kecipratan mulai dari hulu sampai hilir. Maka tak heran banyak oknum aparat yang seharusnya mencegah perjudian dan narkoba malah menjadi tameng pelindung. Lihatlah jejak digital ada kasus oknum Kapolda sampai Kapolsek terlibat peredaran narkoba. Lihatlah bagaimana rutan ( rumah tahanan ) adakalanya menjadi tempat yang nyaman sebagai posko pembuatan dan peredaran narkoba. Lihatlah banyaknya kasus kepala Rutan terlibat di dalamnya. Itu semua karena keuntungan yang besar .Inilah yang membuat banyak orang menjadi bagian dari kegiatan judi dan narkoba ini. Mereka tak lagi peduli tentang judi dan narkoba. Bagi "kebanyakan mereka" yang penting mereka mendapatkan keuntungan dari bisnis tersebut.

Moderamen Gereja Batak Karo Protestan ( GBKP ) tetap gelisah dan terus gelisah atas kondisi ini. Moderamen GBKP tak pernah berhenti dan tak mau kalah melawan judi dan narkoba di Tanah Karo. Catatan digital dapat kita baca betapa berkali-kali melakukan aksi untuk melawan judi dan narkoba di Tanah Karo. Begitu juga pernyataan sikap GBKP tentang judi dan narkoba yang disampaikan kepada pemerintah Kab.Karo,  DPRD Karo, Kepolisian dan sebagainya. Namun itu semua tak mampu menghentikan judi dan narkoba. 

Kegelisahan Moderamen GBKP dengan semakin maraknya judi dan narkoba kembali terusik. Rakyat Karo harus diselamatkan dari judi dan narkoba Generasi muda Karo harus bebas dari judi dan narkoba. Kegelisahan yang dirasakan oleh Moderamen GBKP inilah yang akhirnya mengundang lembaga-lembaga agama dari Islam, Katolik, Hindu , Buddha. Begitu juga organisasi keagamaan untuk duduk satu meja dengan satu tujuan menyelamatkan Tanah Karo dari judi dan narkoba. Pesan ini yang ingin disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Karo, DPRD Karo, Kepolisian Resort Tanah Karo, Dandim Tanah Karo, Masyarakat Karo dan semua pihak .

Kegiatan yang difasilitasi oleh Moderamen GBKP sesuai dengan surat resminya akan dilaksanakan hari ini ( Selasa, 12/9/2023) di kantor Moderamen GBKP pukul 10.00 wib. Kegiatan yang bertujuan untuk sharing/saling berbagi tentang sikap lembaga keagamaan terkait maraknya judi dan narkoba. Sebagai anak bangsa saya berharap pertemuan ini bisa mengetuk semua pihak terkhusus "pemilik kekuasaan" yang diamanahkan Tuhan dapat berbuat terbaik untuk masyarakat Karo menghapus judi dan narkoba.
Aminn

Senin, 19 Juni 2023

TINGGI HILAL



Berdasarkan sidang Isbat Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1444H jatuh pada hari Selasa tanggal 20 Juni 2023. Itu artinya Hari raya Idul Adha ( 10 Zulhijjah ) jatuh pada hari Kamis tanggal 29 Juni 2023. Berbeda dengan pemerintah, Pimpinan Pusat Muhamamdiyah jauh-jauh telah menetapkan tanggal 1 Zulhijjah 1444H jatuh pada hari Senin tanggal 19 Juni 2023 dan hari Raya Idul Adha ( 10 ZUlhijjah 1444H) pada hari Rabu tanggal 28 Juni 2023. Perbedaan ini tentu sudah biasa terjadi. Hal ini terkait cara pandang untuk menentukan awal bulan hijriyah antara pemerintah dengan Muhammadiyah.

Muhammadiyah dalam menentukan hitungan bulan berdasarkan ilmu Falaq. Berdasarakan hitungan perjalanan bulan. Bagi Muhammadiyah dianggap besok bulan baru bila hilal sudah wujud sudah terlihat tanpa memperhitungkan berapa tingginya. Tentu berdasarkan hitungan ilmu Falaq. Sedangkan pemerintah untuk menentukan bulan baru harus melihat secara langsung dengan mata yang disebut dengan rukyat. Oleh sebab itulah setiap tanggal 29 hijriyah saat matahari terbenam tinggi hilal harus dirukyat untuk memastikan besok bulan baru atau tanggal digenapkan menjadi 30. Karena hilal harus terlihat maka secara logika nggak mungkin atau sulit ( sampai saat ini ) hilal bisa dilihat jika posisi ketinggiannya dibawah dua derajat. Sekarang berubah sesuai ketentuan MABIM yaitu kesepakatan negara Malaysia, Berunai dan Indonesia. Disinilah letak perbedaan cara pandang antara pemerintah dengan Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan hijriyah.

Perbedaan ini mari kita sikapi dengan bijak saja dan saling memahami. Di tengah masyarakat perlu kita edukasi masyarakat terkait cara pandang ini. Sehingga masyarakat bisa memahami perbedaan ini sekaligus semakin cerdas. Termasuk juga edukasi terkait perbedaan waktu di Indonesia dengan Arab Saudi yang terkait dengan ibadah puasa Arafah dan hari raya Idul Adha. Ini adalah hal yang sangat penting. jangan membuat masyarakat menjadi bingung.

Sebenarnya tulisan ini mencoba mengkritik terkait kriteria tinggi hilal yang dua tahun ini digunakan oleh Indonesia karena kesepakatan MABIMS.
Mengapa harus mengikuti kriteria tinggi hilal menjadi 3 derajat ?
Kalau mau jujur dengan teknologi semakin canggih saat ini seharusnya tinggi hilal harus dibawah 2 derajat. Misalnya 1 derajat atau satu setengah derajat. Sehingga perbedaan penentuan awal bulan semakin kecil peluangnya. Alasan terkait bahwa tinggi hilal di bawah 3 derajat tidak akan terlihat dengan panca indra mata itu menjadi sebuah alasan yang sangat runyam. Sebab selama ini sidang isbat Kementrerian Agama  menerima kesaksian orang yang melihat tinggi hilal di atas dua derajat dan kurang dari tiga derajat. Apakah dapat kita simpulkan bahwa kesaksian selama ini ( ketika memakai kriteria tinggi hilal dua derajat ) dapat melihat hilal di bawah ketinggian tiga derajat kita ragukan kesaksiannya ?

Saya pikir inilah sebuah kesalahan alur pikir.

Senin, 05 Juni 2023

2024


Semakin tak jelas
Mereka teriak lantang
Untuk apa?
Sedang kerongkong rakyat jelata
Tak lagi bersuara
Apalagi mengepalkan tangan

Kau perlihatkan 
Kekuasaanmu saling memukul
Maka .. lihatlah rakyat jelata perang saudara
Kekuasaanmu saling menyandera
Maka . lihatlah rakyat jelata bantai membantai
Kekuasaanmu saling menghujat
Maka.. lihatlah rakyat jelata tumbuhkan kebencian
Kekuasaanmu saling berkhianat
Maka... lihatlah rakyat jelata porak poranda

Udahlah
Penguasa jadi pengusaha
Pengusaha jadi calo
Calo jadi penguasa
Penguasa jadi bandit
Bandit jadi pengusaha
Pengusaha jadi mafia
Mafia jadi penguasa
Penguasa,penguasaan,mafia, bandit,calo menjadi satu

Kita ini masih bodoh
Kita yang pintar membodohi yang bodoh
Kita yang pintar jadi bodoh
Ada banyak yang pura-pura bodoh padahal pintar
Tak jelas mana yang pintar mana yang bodoh

Kita ini masih bodoh
Dan bodoh itupun turun temurun
Itu yang membuat kita jadi jongos
Itu yang membuat kita jadi penjilat
Itu yang membuat kita jadi penghianat
Itu yang membuat kita jadi sapi perahan
Itu yang membuat kita jadi dan sebagainya dan sebagainya

Itu yang membuat kita tidak berani berteriak atau angkat senjata
Itu yang membuat kita tak pernah menjadi manusia merdeka

( Tiganderket, 5/6/2023)


Kamis, 01 Juni 2023

SERUAN BERHAJI : QS. ALHAJJ: 27






Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh. ( Qs. Al-Hajj: 27 )

Ayat di atas, Allah Swt memerintahkan kepada Nabi Ibrahim AS untuk menyeru manusia mengerjakan ibadah haji. Perintah ini Allah Swt sampaikan ketika Nabi Ibrahim setelah selesai meninggikan bangunan Baitullah. Sekaligus menyampaikan bahwa ibadah haji hukumnya wajib.
Ketika Allah Swt memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyeru agar manusia mengunjungi Baitullah, Nabi Ibrahim as menjawab, "Wahai Tuhan, apakah suaraku akan sampai kepada mereka?" Allah berkata, "Serulah mereka, Aku akan menyam-paikannya." Maka Ibrahim naik ke atas bukit Abi Qubais, lalu mengucapkan dengan suara yang keras, "Wahai sekalian manusia, se-sungguhnya Allah benar-benar telah memerintahkan kepadamu sekalian mengunjungi rumah ini, supaya Dia memberikan kepadamu surga dan melindungi kamu dari azab neraka, karena itu tunaikanlah olehmu ibadah haji itu.
Seruan Nabi Ibrahim itulah hari ini kita menyaksikan jutaan manusia mengunjungi Baitullah untuk melaksanakan ibadah haji. Belum lagi antrian panjang yang harus ditunggu oleh jamaah yang akan berangkat. Untuk sumatera Utara saja jamaah calon haji harus bersabar menunggu lebih dari 20 tahun.
Dalam ayat ini terdapat perkataan, "...niscaya mereka akan datang kepadamu..." Dari perkataan ini dipahami, seakan-akan Tuhan mengatakan kepada Ibrahim as bahwa jika Ibrahim menyeru manusia untuk menunaikan ibadah haji, niscaya manusia akan memenuhi panggilannya itu, mereka akan berdatangan dari segenap penjuru dunia walaupun dengan menempuh perjalanan yang sulit dan sukar. Perjalanan yang sukar ini digambarkan dengan berjalan kaki, menunggangi unta yang kurus.Kalau konteks saat ini, ada yang harus mengumpulkan uang puluhan tahun agar bisa berangkat ke baitullah. Termasuk harus menunggu puluhan tahun agar bisa berangkat. Ada yang naik kapal laut, kenderaan sederhana dan sebagainya.
Kalimat Talbiyah
Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk. La syarika laka.

Artinya: "Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, kemuliaan, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu."

 Kalimat Talbiyah yang dikumandangkan jamaah haji adalah gambaran perjalanan haji yang dilakukan semata-mata adalah panggilan Allah Swt. Sekaligus memperkuat akidah tauhid untuk tidak mempersekutukan Allah. Tidak melakukan perbuatan syirik.

CATATAN DAKWAH DI DESA LINGGA KAB. KARO



Desa Lingga adalah salah satu desa di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo. Desa Lingga merupakan salah satu desa budaya karena ada peninggalan rumah adat karo yang masih dipertahankan di sana. Terkait perkembangan dakwah Islam di desa Lingga saat ini lumayan bergeliat. Salah satu faktornya adalah renovasi masjid Taqwa Lingga secara total.

Sekedar berbagi imformasi sekelumit cerita tentang dakwah di Desa Budaya Lingga dapat dibaca di l Blog Dakwah Digital Karo di link BERIKUT INI

Senin, 02 Januari 2023

Baznas dan Gubernur Jawa Tengah

Catatan hari ini kita bicara tentang Baznas. Kenapa ? Karena hari ini lagi viral terkait bantuan untuk rehab rumah yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk kader-kader PDI Perjuangan yang dikaitkan dengan HUT PDI Perjuangan. Kegiatan ini dicuit Ganjar Pronowo dalam media sosialnya.Terakhir diberitakan bahwa dana untuk kegiatan itu berasal dari Baznas. Inilah yang akhirnya menjadi viral.

Baznas adalah lembaga pengumpul dana dari ummat Islam yang bersumber dari zakat, infaq dan shadaqoh. Baznas adalah lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah. Kepengurusan Baznas baik di daerah maupun provinsi itu tidak terlepas dari rekomendasi kepala daerah. Demikian juga pengumpulan zakat khususnya ASN yang beragama Islam juga harus mendapat persetujuan dari kepala daerah. Dengan hubungan seperti ini bukan tidak mungkin Baznas dalam penyaluran zakat,infaq dan sadaqohnya mendapat intervensi dari kepala daerah. Atau kegiatan-kegiatan sosial seorang kepala daerah bercampur baur dengan kegiatan Baznas itu sendiri. Jika kegiatan sosial tersebut posisi Baznas sangat jelas sebagai penyalur tentu tidak masalah. Yang menjadi permasalahan adalah jika sebuah kegiatan sosial oleh kepala daerah sumber dananya dari Baznas namun posisi Baznas tidak terlihat.

Kondisi inilah yang barangkali titik permasalahan antara Baznas dengan Gubernur Jawa Tengah. Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah dengan memberikan bantuan rehab rumah untuk partai tertentu, namun dananya dari Baznas. Dana kegiatan itu berasal dari Baznas ketahuannya baru belakangan. Inilah akhirnya menjadi kontroversial. Pemberian khusus untuk partai tertentu atau golongan tertentu dari dana Baznas tentu menyalahi prosedur penyaluran bantuan. Baznas adalah lembaga yang netral yang tidak berapliasi dengan partai atau golongan tertentu.Walaupun akhirnya menurut berita yang kjita baca Gubernur Jawa Tengah mengembalikan atau membatalkan program tersebut.

Kasus Baznas dan Gubernur Jawa Tengah ini tentu menjadi pelajaran bagi siapa saja khususnya kepala daerah. Baznas jangan dimanfaat untuk program-program yanag berbau politik. Apalagi ini adalah tahun-tahun bernuansa politis. Jika ada program sosial kepala daerah boleh saja bergandengan tangan dengan Baznas. Kita setuju dengan apa yang disampaikan Anwar Abbas Waketum MUI Pusat bahwa Baznas ini harus diaudit dengan benar. jangan sampai penggunaan dana yang dikumpulkan dari ummat Islam dipergunakan tidak sesuai. Hubungan antara Baznas dengan kepala daerah juga harus diperbaiki. Jangan sampai kepala daerah memperguanakan lembaga Baznas untuk kepentingan pribadi.

Dari kasus ini kita berharap lembaga Baznas dapat mengambil pelajaran begitu siapa saja yang berkaitan dengan Baznas termasuk kepala daerah.




Selasa, 27 Desember 2022

ADA APA DENGAN DMI KARO ??

Ada apa dengan Dewan Masjid Indonesia Kab.Karo??
Tulisan ini sebagai sebuah respon keluarnya surat keputusan pembekuan dan pengangkatan caretaker Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia Kab. Karo yang dikeluarkan oleh Pengurus Wilayah DMI Sumatera Utara. Informasi ini saya baca di grup WA yang dibentuk oleh Pengurus terpilih pada musyawarah daerah DMI Karo sekitar lima bulan yang lalu. Saat itu terpilih Saudara Supartin Sembiring.

Secara jelas saya tidak tahu apa masalahnya. Hanya simpang siur di grup WA DMI Karo yang mulai mempertanyakan keabsahan musyawarah dan pimpinan yang terpilih. Saat musyawarah saya hadir dan mengikuti acara pembukaan. Acara pembukaan juga secara resmi dihadiri oleh Pengurus Wilayah DMI Sumatera Utara. Saat itu tidak ada permasalahan yang muncul.

Saya tidak akan membahas permasalahan yang terjadi di Dewan Masjid Indonesia Kab.Karo tetapi saya akan bicara tentang DMI Karo nya.
Saya pernah jadi Sekretaris DMI Karo ( 2005-2010) . Saat itu Ketua DMI Karo adalah almarhum H.Mulia Purba. Kalau mau jujur selama apa yang dilakukan oleh DMI Karo hampir tidak ada. DMI Karo hanya sekedar organisasi yang dibentuk karena dari pusat dan strukturnya sampai ke Kabupaten/Kota. Maka sebenarnya tidak ada yang "milirik" ingin jadi Ketua DMI Karo. 

DMI itukan bukan organisasi yang punya massa, bukan organisasi yang punya anggota. Bukan organisasi kader. Namanya Dewan Masjid Indonesia boleh jadi nggak punya masjid. Namanya Dewan Masjid Indonesia tetapi tidak punya "kuasa" terhadap sebuah masjid. Maka jangan heran jika Dewan Masjid Indonesia Kab.karo dipandang sebelah mata. 

Tetapi kenapa DMI Karo kok mulai pada ribut-ribut ? 
Apa yang mau dikejar dari DMI Karo?
Kenapa pengurus wilayah DMI Sumatera Utara malah memperkeruh suasana?
Inilah sebuah persoalan yang membuat kita bisa tertawa tetapi tidak lucu. 
Di DMI Karo itu nggak ada uangnya. Nggak ada kucuran dana dari DMI provinsi apalagi pusat. Nggak ada anggota yang bisa diminta dananya. Pengurus harus mengemis meminta ke sana kemari untuk membuat sebuah kegiatan. Tidak ada anggota yang ada hanya pengurus. Di DMI Karo hanya dibutuhkan orang dengan stamina tinggi yang kuat untuk berjuang tanpa pamrih. Niat yang benar membangun ummat lewat DMI Karo.

Maka saya harus tertawa jika DMI Karo ribut pasca musyawarah. Kok pada ribut dan saling mendongkel. Mohon maaf jika bicara terkait tata cara musyawarah kita semua bisa melihat celah untuk mencari sebuah kesalahan. Tapi untuk apa ??? Mariah kita bersama-sama dukung orang-orang yang mau berjuang untuk membesarkan DMI Karo. 

Tentang surat keputusan dari DMI Sumatera Utara yang saya sesalkan adalah kenapa baru keluar setelah hampir setelah lima bulan berlangsung pasca musyawarah DMI Karo. Surat pembekuan kepengurusan dan pengangkatan caretaker yang dikeluarkan oleh DMI Sumatera Utara juga mengandung kesalahan administrasi.  Diantaranya memunculkan pertanyaan. Pengurus mana yang dibekukan? Jika pengurus lama (Mada bakti 2015-2022) itu bukan dibekukan tetapi sudah berakhir masa jabatannya. Jika pengurus baru hasil musyawarah DMI Karo tahun 2022 surat keputusan pengurus belum keluar. Jika musyawarah kemarin tidak sesuai tentu itu tugas dari awal pengurus DMI Sumatera Utara yang hadir saat musyawarah DMI Karo.

Ada apa dengan DMI Karo??



Kamis, 15 Desember 2022

TENTANG TIM MAROKO DI PIALA DUNIA

Tim Maroko harus mengubur mimpi terindahnya untuk tampil di final Piala Dunia 2022. Di babak semifinal Maroko berhadapan dengan Francis dan harus menelan kekalahan 2-0. Kekalahan dengan dua gol tentu tidak memalukan apalagi Maroko memberikan perlawanan . Kekalahan ini tentunya sudah menjadi prediksi dilihat dari kualitas yang dimiliki tim Francis.

Tulisan ini tidak membicarakan kenapa Maroko bisa kalah! Dilihat dari segi manapun tetap Maroko kalah. "Keajaiban" yang mereka terima cukuplah lolos di babak penyisihan, mengalahkan Spanyol dan Portugal utk melaju ke semifinal.

Yang pasti tim Maroko sudah memberikan banyak kejutan kepada dunia. Tim yang awalnya dianggap tim underdog bisa "membunuh' tim raksasa dunia. Tim Maroko yang dijuluki dengan "Singa Atlas' . Kata "Atlas" mengacu nama pengunungan Atlas di Maroko yang puncak tertingginya 4.472 meter.  Maroko adalah negara Afrika yang pertama dalam piala dunia melaju sampai ke babak semifinal. Maroko juga adalah negara yang agama resminya adalah Islam dan bahasa yang digunakan salah satunya adalah bahasa Arab. Maroko adalah salah satu negara yang berpengaruh dalam koalisi Liga Arab .

Kejutan-kejutan Maroko di Piala Dunia Qatar adalah sebuah kejutan yang ada rahasia tersembunyi di dalamnya. Qatar sebagai tuan rumah yang merupakan negara Islam memiliki tiga kesuksesan dalam penyelenggaraan piala dunia ini. 
Pertama, penyelenggaraan piala dunia ini sangat sukses. Sebagai negara terkaya Qatar benar-benar mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik.
Kedua, Qatar sebagai negara Islam sukses memperkenalkan Islam ke segala penjuru dunia terkhusus para penggemar bola yang hadir di Qatar.. Qatar memperlihatkan Islam yang ramah. Selain wisata bola, piala dunia di Qatar ini juga merupakan wisata Islam.
Ketiga, sukses mengantarkan Maroko sebagai tim dengan latar Islam tampil dengan baik di piala dunia Qatar. Bermain di negara Islam sekaligus mengantarkan Maroko negara Islam ke puncak prestasi tertinggi selama pagelaran piala dunia. Inilah rahasia terdalam dari Sang Pengelola alam semesta ini.
Selamat untuk Qatar dan Selamat untuk tim Maroko.

  




Rabu, 14 Desember 2022

TANYA JAWAB AGAMA ISLAM JILID 8

Ini adalah buku Tanya Jawab Agama Islam Jilid 8 yang berisi fatwa dari Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhamamdiyah terkait beberapa hal tentang agama Islam.

dapat didownload DISINI


TANYA JAWAB AGAMA ISLAM JILID 7

Ini adalah buku Tanya Jawab Agama Islam Jilid 7 yang merupakan gatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah. 

Dapat didownload DISINI


TANYA JAWAB AGAMA ISLAM JILID 6

Ini adalah buku Tanya Jawab Agama Islam Jilid 6 berisi berbagai fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah. 

Dapat didownload DISINI


TANYA JAWAB AGAMA ISLAM JILID 5

Ini adalah buku Tanya Jawab Agama Islam Jilid 5 yang dikeluarkan oleh Majelis Fatwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dapat didownload DISINI


TANYA JAWAB AGAMA ISLAM JILID 4

Ini adalah buku tentang Tanya Jawab Agama Islam Jilid 4 yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dapat didowmload DISINI


TANYA JAWAB AGAMA ISLAM JILID 3

Inilah adalah buku Tanya Jawab Agama Islam Jilid 3 yang dikeluarkan okleh Majelis Fatwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Dapat didownload DISINI





TANYA JAWAB AGAMA ISLAM JILID 2

Ini adalah buku Tanya Jawab Agama Seri 1 berupa fatea-fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Tarjih Pimpuinan Pusat Muhammadiyah

Dapat didownload DISINI