Rabu, 25 Januari 2023
KITA WAJIB MARAH KEPADA RASMUS PALUDAN
Selasa, 03 Januari 2023
CERITA TENTANG PAKU
MENGAPA KURA-KURA BERUMUR PANJANG
Senin, 02 Januari 2023
Baznas dan Gubernur Jawa Tengah
Catatan hari ini kita bicara tentang Baznas. Kenapa ? Karena hari ini lagi viral terkait bantuan untuk rehab rumah yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk kader-kader PDI Perjuangan yang dikaitkan dengan HUT PDI Perjuangan. Kegiatan ini dicuit Ganjar Pronowo dalam media sosialnya.Terakhir diberitakan bahwa dana untuk kegiatan itu berasal dari Baznas. Inilah yang akhirnya menjadi viral.
Baznas adalah lembaga pengumpul dana dari ummat Islam yang bersumber dari zakat, infaq dan shadaqoh. Baznas adalah lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah. Kepengurusan Baznas baik di daerah maupun provinsi itu tidak terlepas dari rekomendasi kepala daerah. Demikian juga pengumpulan zakat khususnya ASN yang beragama Islam juga harus mendapat persetujuan dari kepala daerah. Dengan hubungan seperti ini bukan tidak mungkin Baznas dalam penyaluran zakat,infaq dan sadaqohnya mendapat intervensi dari kepala daerah. Atau kegiatan-kegiatan sosial seorang kepala daerah bercampur baur dengan kegiatan Baznas itu sendiri. Jika kegiatan sosial tersebut posisi Baznas sangat jelas sebagai penyalur tentu tidak masalah. Yang menjadi permasalahan adalah jika sebuah kegiatan sosial oleh kepala daerah sumber dananya dari Baznas namun posisi Baznas tidak terlihat.
Kondisi inilah yang barangkali titik permasalahan antara Baznas dengan Gubernur Jawa Tengah. Kegiatan sosial yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah dengan memberikan bantuan rehab rumah untuk partai tertentu, namun dananya dari Baznas. Dana kegiatan itu berasal dari Baznas ketahuannya baru belakangan. Inilah akhirnya menjadi kontroversial. Pemberian khusus untuk partai tertentu atau golongan tertentu dari dana Baznas tentu menyalahi prosedur penyaluran bantuan. Baznas adalah lembaga yang netral yang tidak berapliasi dengan partai atau golongan tertentu.Walaupun akhirnya menurut berita yang kjita baca Gubernur Jawa Tengah mengembalikan atau membatalkan program tersebut.
Kasus Baznas dan Gubernur Jawa Tengah ini tentu menjadi pelajaran bagi siapa saja khususnya kepala daerah. Baznas jangan dimanfaat untuk program-program yanag berbau politik. Apalagi ini adalah tahun-tahun bernuansa politis. Jika ada program sosial kepala daerah boleh saja bergandengan tangan dengan Baznas. Kita setuju dengan apa yang disampaikan Anwar Abbas Waketum MUI Pusat bahwa Baznas ini harus diaudit dengan benar. jangan sampai penggunaan dana yang dikumpulkan dari ummat Islam dipergunakan tidak sesuai. Hubungan antara Baznas dengan kepala daerah juga harus diperbaiki. Jangan sampai kepala daerah memperguanakan lembaga Baznas untuk kepentingan pribadi.
Dari kasus ini kita berharap lembaga Baznas dapat mengambil pelajaran begitu siapa saja yang berkaitan dengan Baznas termasuk kepala daerah.
Jumat, 30 Desember 2022
PEMILU 2024 COBLOS PARTAI BUKAN CALEG
Kamis, 29 Desember 2022
PARTAI UMMAT PESERTA PEMILU 2024
Besok ( Jumat, 30 Desember 2022 ) kemungkinan KPU RI akan mengumumkan lolosnya Partai Ummat untuk mengikuti Pemilu 2024. Lolosnya Partai Ummat yang sebelumnya dinyatakan tidak lolos tidak terlepas dari sikap Bawaslu yang yang memberikan arahan agar KPU RI dan Partai Ummat untuk melakukan mediasi duduk bersama. Bawaslu juga memberikan peluang kepada Partai Ummat untuk memperbaiki data mereka sebelum dilakukan verifikasi kembali oleh KPU RI. Kita bersyukur baik KPU RI dan Partai Ummat setuju untuk melakukan langkah-langkah yang ditawarkan oleh Bawaslu.
Sebelumnya KPU RI menyatakan Partai Ummat tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2024. Hal ini disebabkan karena menurut KPU RI bahwa Partai Ummat belum memenuhi syarat untuk dua wilayah yaitu Sulawesi Utara dan Nusa Tenggara Timur. Verifikasi administrasi ulang Partai Ummat untuk dua wilayah ini dilakukan pada 23-24 Desember 2022. Pada 25 Desember 2022, KPU melakukan penentuan sampel dalam verifikasi faktual.
Partai Ummat tentu mendapat angin segar dari hasil mediasi ini. Pada dasarnya saat Bawaslu mempersilakan KPU RI dan Partai Ummat untuk melakukan mediasi merupakan sebuah sinyal Partai Ummat ini akan lolos untuk mengikuti Pemilu 2024. Dalam tenggang waktu walaupun singkat tentu tidak ada masalah bagi Partai Ummat untuk memenuhi persyaratan agar lolos untuk mengikuti Pemilu 2024. Imformasi dari berbagai sumber dinyatakan hasil verifikasi faktual partai besurtan Amin Rais ini telah memenuhi syarat sebagai peserta pemilu 2024.
Seandainya Partai ummat dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2024 kita ucapkan selamat dan sukses sebagai peserta pemilu untuk bertarung di tahun 2024. Partai Ummat dan partai peserta pemilu lainnya adalah merupakan kekuatan demokrasi bangsa ini. Setiap partai harus memberikan kontribusi yang positif untuk membangun alam demokrasi Indonesia.Sekali lagi jika Partai Ummat lolos maka untuk Pemilu 2024 ini ada sebanyak 3 partai yang benar-benar baru yang akan ikut pada Pemilu 2024. Partai baru tersebut adalah Partai Kebangkitan Nasional, Partai Gelombang Rakyat, dan Partai Ummat.
Menariknya tiga partai yang benar-benar baru dan baru pertama kali mengikuti pemilu di tahun 20024 merupakan sempalan atau pecahan dari partai yang ada. Partai Gelora yang digawangi Anis Matta , Fahri Hamzah dkk merupakan orang-orang yang pernah aktif di Partai PKS Begitu juga Partai Kebangkitan Nasional ( PKN ) yang didirikan sejumlah loyalis mantan Ketua Umum Partai Demokrat. Saat ini PKN diketuai oleh Gede Pasek Suardika yang merupakan mantan Sekretaris Jenderal Parta yang sebelumnya juga merupakan politisi Demokrat. Terakhir Partai Ummat ( jika lolos ) merupakan Partai yantg didirikan oleh Amin Rais yang juga merupakan pendiri Partai Amanat Nasional pasca reformasi.
Sekali selamat buat Partai Ummat ( jika dinyatakan lolos ) yang akan mewarnai pemilu 2024 dan selamat juga buat partai-partai peserta pemilu 2024. Bertarung dan bangunlah alam demokrasi yang demokratis. Jauh dari kecurangan seperti isu-isu yang berkembang pada pemilu-pemilu sebelumntya. Kita berharap partai-partai politik ini menjadi penyambung suara rakyat bukan menjadi pembungkam suara rakyat.
Selasa, 27 Desember 2022
ADA APA DENGAN DMI KARO ??

















.jpg)

